Berita

Bupati Konut Dampingi Danpus Penerbad Tinjau Pembangunan Lanudad Konasara, Hadirkan Potensi Ekonomi Baru

161

Info-Sultra.com | Konut – Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar, SH., MH., mendampingi Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpus Penerbad), Mayor Jenderal TNI Zainudin, meninjau lokasi pembangunan Pangkalan Udara Angkatan Darat (Lanudad) Konasara dan Skadron Puspenerbad di Kecamatan Langgikima pada Jumat (19/09/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dan TNI untuk memperkuat pertahanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Konut.

Lanudad Konasara yang rencananya dibangun di atas lahan seluas 180 hektare diproyeksikan menjadi salah satu pangkalan strategis TNI Angkatan Darat di Sulawesi Tenggara. Selain fungsi pertahanan, pembangunan pangkalan udara ini diharapkan membuka peluang investasi, mempercepat pembangunan infrastruktur, dan menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, Bupati Ikbar didampingi jajaran Forkopimda Konut serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sementara Danpus Penerbad didampingi Ketua Tim Pengkaji dan Swakelola, Prof. H. Sakti Aji Adisasmita, serta pejabat dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Bupati Ikbar menegaskan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan Lanudad Konasara. Menurutnya, kehadiran bandara militer ini akan berdampak positif bagi perekonomian lokal, memperkuat pertahanan nasional, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Konawe Utara.

“Kami akan terus memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan Lanudad Konasara. Selain memperkuat pertahanan negara, bandara ini juga membuka peluang investasi baru, meningkatkan kualitas infrastruktur, dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Bupati Ikbar.

Sementara itu, Mayjen TNI Zainudin menjelaskan bahwa pembangunan Lanudad Konasara telah masuk dalam Rencana Strategis TNI Angkatan Darat 2024–2029. Pangkalan udara ini nantinya akan dilengkapi alutsista serbaguna, mulai dari helikopter, pesawat angkut, hingga drone (UAV), yang mendukung mobilitas pasukan dan operasi strategis TNI.

“Kehadiran Penerbad di wilayah ini bukan hanya untuk memperkuat gelar pasukan, tetapi juga diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui pembangunan infrastruktur pendukung dan peluang usaha baru,” jelas Mayjen Zainudin.

Sebelum melakukan peninjauan lapangan, telah digelar Focus Group Discussion (FGD) di salah satu hotel di Kendari. FGD ini membahas hasil kajian studi kelayakan, rencana induk bandara, serta rancangan teknik terinci pembangunan Lanudad Konasara dan Skadron 22 Sena Puspenerbad, sebagai dasar perencanaan pembangunan yang matang dan berkelanjutan.

Dengan pembangunan Lanudad Konasara, Konawe Utara diproyeksikan menjadi wilayah strategis yang memadukan fungsi pertahanan dan pembangunan ekonomi, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Tenggara sebagai salah satu daerah penopang pertahanan nasional.

Laporan: Redaksi