Berita

Kesulitan di Lapangan, Damkar Konawe Butuh Tambahan Armada

153

Info-Sultra.com | Konawe – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Konawe tengah menghadapi kendala serius terkait keterbatasan sarana dan prasarana dalam menjalankan tugas di lapangan.

Kepala Bidang Damkar Konawe, Puguh Sudarijanto, mengungkapkan saat ini pihaknya hanya memiliki empat armada yang terdiri dari tiga unit mobil pemadam dan satu unit mobil rescue. Ironisnya, kondisi mobil Resque tersebut  tidak lagi prima.

“Kendala kita saat ini adalah sarana dan prasarana yang sangat minim dengan luas wilayah yang harus kami tangani, apalagi kalau kejadiannya jauh dari kota,” jelas Puguh, Rabu (24/09)

Ia menambahkan, dengan luas wilayah Kabupaten Konawe yang mencakup 28 kecamatan, jumlah armada yang ada jelas tidak memadai. Padahal, kecepatan respon menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan.

“Respon time kami idealnya 15 menit untuk jarak 7 kilometer. Itu terdiri dari 5 menit penerimaan laporan, 5 menit perjalanan, dan 5 menit untuk gelar peralatan di lapangan. Kalau masih dalam kota, dengan kondisi armada saat ini, kami masih bisa tangani,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Damkar Konawe, Salim.S.P. M.Si, menegaskan bahwa kebutuhan sarana dan prasarana menjadi prioritas utama dalam pelayanan kebakaran. Pihaknya bahkan telah menyusun dokumen permintaan resmi untuk pengadaan armada tambahan dan peningkatan fasilitas.

“Sarana prasarana adalah hal terpenting. Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, ke depan kami juga akan membentuk pos pemadam di kecamatan. Dalam dokumen permintaan tersebut, kami targetkan mendirikan delapan UPTD,” tutupnya.

Dengan segala keterbatasan yang ada, Damkar Konawe tetap berupaya memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Namun tanpa dukungan armada dan fasilitas memadai, risiko keterlambatan penanganan kebakaran masih menghantui, terutama di wilayah pedesaan yang jauh dari pusat kota. Harapannya, rencana pengadaan sarana dan pendirian UPTD di kecamatan dapat segera terwujud sehingga keselamatan warga Konawe dapat lebih terjamin.

Laporan: Redaksi