Berita

Langgea Gelar Peringatan Isra Mi’raj, Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Semangat Iman

164

INFO-SULTRA.COM, KONAWE – Desa Langgea, Kecamatan Padangguni, kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra), baru-baru ini menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat tepatnya malam ini 22/12/2025.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Langgea, Suharto Handoko, dan Camat Padangguni, Dermawan SH, serta diikuti oleh seluruh kaum muslimin dan muslimat desa setempat.

Panitia menghadirkan penceramah ternama dari Pulau Jawa, K.H. Sholihin Yusuf, yang menyampaikan tausiyah penuh motivasi dan hikmah. Dalam ceramahnya, K.H. Sholihin Yusuf menekankan pentingnya meningkatkan keimanan melalui ibadah shalat dan penguatan ukhuwah islamiyah.

“Isra Mi’raj mengajarkan kita untuk selalu menjaga kedekatan dengan Allah, meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, dan memperkuat tali persaudaraan antar sesama muslim. Setiap langkah hidup harus didasari iman dan ketaqwaan,” ujar K.H. Sholihin Yusuf.

“Generasi muda harus menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai pendorong untuk belajar ilmu agama, mengamalkan sunnah Rasul, dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Karena ilmu dan akhlak yang baik akan membawa berkah dunia dan akhirat.”

Acara ini terselenggara atas inisiatif pengurus Musholla Al-Hidayah, dengan dukungan penuh dari warga Desa Langgea. Peringatan Isra Mi’raj ini juga menjadi wujud peran Sulawesi dalam penyebaran ajaran Islam melalui pesantren-pesantren dan lembaga pendidikan di wilayah ini.

Ketua Panitia, P. Rasim, S.Pd., menyampaikan: “Kami bersyukur kegiatan ini dapat terselenggara dengan lancar berkat dukungan semua pihak. Semoga peringatan Isra Mi’raj ini memberi manfaat, memperkuat iman, dan memupuk ukhuwah di Desa Langgea.”

Sementara itu, Wakil Ketua Panitia, Masrukin, S.Pd., M.Pd., menambahkan: “Kegiatan ini bukan hanya ajang peringatan, tetapi juga momentum bagi masyarakat untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dan mengimplementasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.”

Camat Padangguni, Dermawan SH., dalam sambutannya menyampaikan “Kami sangat mengapresiasi semangat warga Desa Langgea dan pengurus Musholla Al-Hidayah dalam menyelenggarakan peringatan Isra Mi’raj.

Semoga kegiatan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan ibadah dan menjaga keharmonisan dalam masyarakat. Kegiatan ini juga membuktikan bahwa kerjasama antara pemerintah kecamatan dan masyarakat dapat membawa manfaat besar bagi pembangunan rohani desa.”

Kepala Desa Langgea, Suharto Handoko, menegaskan, “Acara seperti ini sangat penting untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan, mempererat ukhuwah, dan menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW. Saya berharap generasi muda dapat terus mengambil hikmah dari peringatan Isra Mi’raj ini.

Kami juga berkomitmen untuk mendukung kegiatan keagamaan lain yang meningkatkan iman dan kualitas hidup masyarakat Desa Langgea.” pungkas Suharto Handoko,.

Setelah ceramah yang disampaikan oleh KH. Sholihin Yusuf dari Surabaya, kegiatan peringatan Isra Mi’raj di Desa Langgea dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu. Kegiatan ini menjadi momen yang sangat berarti, karena tidak hanya mengajarkan nilai keimanan, tetapi juga menanamkan semangat berbagi dan kepedulian sosial kepada seluruh masyarakat.

Santunan diberikan langsung kepada anak-anak yatim piatu di desa setempat, dan dilaksanakan oleh warga yang dengan sukarela menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu meringankan beban mereka. “Kegiatan ini bukan sekadar pemberian materi, tapi juga bentuk kasih sayang dan perhatian kita kepada anak-anak yang membutuhkan, sebagai wujud implementasi ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujar salah satu tokoh masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Desa Garuda, Kepala Desa Padangguni, dan Kepala Desa Padang Mekar. Acara semakin meriah dengan iringan group sholawat Watu Ireng dari Pondok Pesantren Al Anshar Desa Langgea, yang menambah khidmat suasana peringatan Isra Mi’raj.

KH. Sholihin Yusuf dalam ceramahnya menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, termasuk kepedulian terhadap anak-anak yatim. Beliau menyampaikan, “Memberikan santunan kepada anak yatim piatu adalah salah satu cara untuk membersihkan harta dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga setiap bantuan yang diberikan membawa keberkahan bagi pemberi dan penerima.”

Kegiatan santunan ini berlangsung dengan penuh khidmat, dan menjadi momen kebersamaan bagi seluruh masyarakat Desa Langgea. Dari anak-anak hingga orang dewasa, semua ikut serta dalam kegiatan ini, menunjukkan kekuatan ukhuwah Islamiyah dan solidaritas sosial yang tinggi di tengah masyarakat.

Dengan terselenggaranya acara ini, masyarakat Desa Langgea menunjukkan komitmen nyata dalam meneladani Rasulullah SAW serta menjaga ukhuwah islamiyah di tengah kehidupan sehari-hari.

 

Laporan: Nasir Alex