BeritaKriminal

Dikeroyok Sepulang Ngaji, Keluarga Korban Siswa SDN 1 Ambekairi Lapor Polisi

3

INFO-SULTRA.COM, UNAAHA – Insiden dugaan penganiayaan anak dibawah umur di Kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi tenggara kembali terjadi. kali ini menimpa AA (inisial.red) murid kelas 6 SDN 1 Ambekairi, pada Selasa 03/02/2026.

Keluarga korban tak terima atas insiden ini, didampingi Kuasa hukumnya, Andriansyah Siregar keluarga korban langsung melaporkan kasus ini ke Polres Konawe, sekitar pukul 19.30 pengaduan korban resmi diproses Unit 1 Reskrim Polres Konawe.

Kuasa hukum korban mengatakan, kliennya dikeroyok sejumlah anak laki laki sepulang dari mengaji sekitar pukul 17.00 Wita sore disekitar areal Makam Raja Lakidende di Kelurahan Arombu, “korban mengaku dirinya dipukul bagian kepala beberapa kali dan ditendang dibagian perutnya,” ujar Andriansyah pada awak media Rabu 04/02/2026.

“Korban mengaku satu orang yang memegangnya dan yang lainnya memukul, pengakuan korban sekitar lebih dari delapan anak ditempat itu namun cuma beberapa orang saja yang menganiaya dirinya,” jelas Kuasa Hukum Korban.

Menurut Andriansya, sejumlah luka memar ditemukan saat visum dilakukan di RSUD Konawe, “hasil pemeriksaan visum, didapati beberapa bekas memar, sudah ada dalam hasil visum yang kini sudah dipegang oleh penyidik, tunggu tunggu prosesnya saja, semoga para terduga pelaku bisa segera diamankan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya itu,” Pungkas Advokat muda ini.

Ibu Korban sendiri, RN warga Kelurahan Ambekairi Kecamatan Unaaha mengaku insiden ini diketahuinya saat sang buah hati diantar pulang oleh beberapa orang temannya dalam kondisi menangis, sepulang mengaji, “sekitar jam lima sore lewat itu, AA pulang diantar dengan teman temannya, dan tidak seperti biasanya, tentu saya agak kaget” ujar RN.

“Teman yang mengantar anak saya itu menceritakan bahwa AA baru saja dikeroyok oleh beberapa orang anak disekitar areal makam raja lakidende,” katanya.

Ibu korban menuturkan teman teman anaknya ini yang mengantar pulang karena kasian dengan korban, “mereka antar pulang, dia kasian liat temannya habis dipukul,” beber ibu Korban.

Keluarga Korban berharap kasus ini segera diproses, dan para pelaku bisa segera diambil untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Visum terhadap korban diakukan sekitar pukul 21.20 di RSUD Konawe, ditemukan sejumlah luka lebam diduga akibat insiden penganiayaan tersebut. (Red)