INFO-SULTRA.COM, KONAWE – Memasuki pertengahan Ramadan 1447 Hijriah, ratusan desa di Kabupaten Konawe terpaksa “ikat pinggang” akibat belum cairnya sejumlah anggaran yang menjadi sumber utama pembiayaan operasional pemerintahan dan pelayanan masyarakat di tingkat desa.
Keterlambatan pencairan anggaran tersebut berdampak langsung pada pelaksanaan program pembangunan, pembayaran honor perangkat desa, serta berbagai kegiatan sosial dan keagamaan yang lazim meningkat selama bulan Ramadan. Pemerintah desa pun harus melakukan penyesuaian skala prioritas agar roda pemerintahan tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.
Keterlambatan pencairan dana tersebut berdampak langsung pada berbagai program desa, mulai dari operasional pemerintahan, kegiatan pemberdayaan masyarakat, hingga persiapan kegiatan sosial keagamaan menyambut Ramadan.
Sejumlah kepala desa mengaku harus melakukan penyesuaian anggaran secara ketat. Beberapa kegiatan yang sebelumnya telah direncanakan terpaksa ditunda sambil menunggu kejelasan pencairan dana.
“Kami berharap dana desa dan alokasi lainnya bisa segera dicairkan. Apalagi menjelang Ramadan, kebutuhan masyarakat meningkat dan banyak kegiatan keagamaan yang membutuhkan dukungan,” ujar salah satu kepala desa di Konawe yang enggan disebutkan namanya, Rabu (25/2/2026).
Selain berdampak pada program pembangunan, kondisi ini juga memengaruhi pembayaran honor perangkat desa dan kegiatan operasional harian. Pemerintah desa kini berupaya mengelola sisa anggaran yang ada agar roda pemerintahan tetap berjalan.
Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dan pihak terkait dapat segera mempercepat proses administrasi dan pencairan anggaran agar pelayanan publik tidak terganggu, terutama di momen penting menjelang Ramadan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe diharapkan segera memberikan klarifikasi terkait penyebab keterlambatan serta langkah-langkah percepatan yang akan dilakukan.
Dengan Ramadan yang tinggal menghitung hari, desa-desa di Konawe kini menaruh harapan besar agar dana yang dinantikan segera cair demi menjaga stabilitas pelayanan dan kegiatan sosial kemasyarakatan.
Laporan: ( Ns/Red )
