Berita

Ridwan Bae Serap Aspirasi Infrastruktur di Dangia, Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Kolaka Timur

3

INFO-SULTRA.COM, KOLTIM – Kegiatan reses Komisi V DPR RI yang dipimpin Wakil Ketua Komisi V DPR RI,  Ir. H. Ridwan Bae, digelar di Aula Desa Mekar Jaya, Kecamatan Dangia, Sabtu (28/2/2026). Agenda tersebut menjadi ruang strategis bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyampaikan langsung aspirasi pembangunan kepada pemerintah pusat, khususnya di sektor infrastruktur dan sumber daya air.

Dalam forum tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas, mulai dari peningkatan kualitas jalan desa dan penghubung antarwilayah, pembangunan jembatan, hingga rehabilitasi jaringan irigasi guna mendukung sektor pertanian. Aspirasi terkait pengendalian banjir dan penyediaan air bersih juga menjadi perhatian utama masyarakat.

Turut hadir Pelaksana Tugas Bupati Kolaka Timur, Haji Yosef Sahaka, Wakil Ketua DPRD Kolaka Timur Aris Prasetyo, Ketua Komisi II DPRD Kolaka Timur Suprianto, Anggota DPRD Kolaka Timur Sukirman, Kepala Balai Bina Marga Haryono, Kepala Balai Sungai Adriansyah, para pimpinan OPD, serta seluruh camat se-Kabupaten Kolaka Timur.

Dalam sambutannya, Ir. H. Ridwan Bae menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat ketahanan pangan.

“Saya hadir di sini bukan sekadar menyerap aspirasi, tetapi memastikan bahwa setiap kebutuhan masyarakat Kolaka Timur dapat diperjuangkan secara konkret di tingkat pusat. Infrastruktur jalan, jembatan, dan irigasi adalah kebutuhan mendasar yang tidak bisa ditunda,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa Komisi V DPR RI memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan rakyat.

“Kalau jalannya bagus, hasil pertanian lancar dipasarkan. Kalau irigasinya baik, petani tidak lagi khawatir kekeringan. Artinya, pembangunan infrastruktur adalah investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Ridwan juga mengingatkan pentingnya kesiapan administrasi dan kelengkapan dokumen teknis dari pemerintah daerah agar usulan dapat segera diproses sesuai mekanisme yang berlaku.

“Perencanaan harus matang, studi teknis harus jelas, dan koordinasi dengan balai teknis seperti Balai Wilayah Sungai Sulawesi Tenggara harus terus diperkuat. Jika semua syarat terpenuhi, saya akan berdiri di garis depan untuk memperjuangkannya,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Kolaka Timur, Haji Yosef Sahaka, menyampaikan bahwa daerahnya memiliki sekitar 21.000 petani yang sangat bergantung pada infrastruktur pertanian, terutama jaringan irigasi, embung, dan sistem pengendalian banjir.

“Kami berharap melalui sinergi ini, seluruh usulan yang telah disampaikan dapat diakomodasi pemerintah pusat demi menjaga produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Kunjungan kerja reses ini menjadi bukti nyata sinergi antara DPR RI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Kolaka Timur. Diharapkan, berbagai program prioritas dapat segera direalisasikan demi mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan.

Laporan : ( Ns/Red )