INFO-SULTRA.COM, KONAWE – Senja mulai merayap pelan di langit Unaaha, Sabtu (28/2/2026). Cahaya matahari yang kian redup membias lembut di perempatan Tugu Anoa, Kelurahan Tumpas. Di tengah deru kendaraan yang berlalu lalang dan wajah-wajah yang menahan lapar menjelang azan Magrib, hadir pemandangan berbeda yang penuh kehangatan dan kepedulian.
Di tengah hiruk-pikuk itu, sejumlah personel berseragam turun ke tepi jalan. Bukan untuk razia. Bukan pula untuk penindakan.
Personel PNPP Satreskrim Polres Konawe bersama Pengurus Bhayangkari Cabang Konawe turun langsung ke jalan. Dengan senyum tulus dan sapaan ramah, mereka membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas, menghadirkan secercah kebahagiaan di penghujung hari Ramadan 1447 Hijriah.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.20 Wita itu dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Konawe, AKP Taufik Hidayat, S.Tr.K., S.I.K., CPM. Dengan penuh semangat kebersamaan, ia bersama jajaran dan para pengurus Bhayangkari menyapa satu per satu pengendara roda dua, roda empat, hingga pejalan kaki yang melintas.
“Silakan, Pak, untuk berbuka nanti,” ucap salah satu personel sambil menyerahkan satu dos makanan kepada pengendara motor yang berhenti sejenak.
Pengendara itu tampak terkejut.
“Terima kasih banyak, Pak… Saya belum sempat membeli untuk buka,” katanya lirih, wajahnya berubah lega.
Sebanyak 100 dos makanan/kue dan 100 gelas minuman dibagikan sore itu. Bukan sekadar paket berbuka, melainkan simbol perhatian dan kedekatan antara Polri dan masyarakat.
AKP Taufik Hidayat berdiri di tengah kegiatan, sesekali menyapa warga dan memastikan semuanya berjalan tertib.
“Ramadan mengajarkan kita tentang kepedulian. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir, bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga berbagi kebahagiaan,” ujarnya.
Di antara suara klakson dan langkah tergesa orang-orang yang ingin segera sampai di rumah, kegiatan itu seperti menghadirkan jeda. Jeda yang mengingatkan bahwa di tengah rutinitas dan kesibukan, masih ada ruang untuk saling peduli.
Beberapa pengendara tampak terkejut sekaligus haru saat menerima takjil. Ada pengemudi ojek yang tersenyum lega, ada pula pekerja harian yang mengangguk penuh terima kasih. Di tengah kesibukan dan rutinitas, sentuhan kecil itu menjadi begitu berarti.
AKP Taufik Hidayat menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri kepada masyarakat, khususnya bagi mereka yang masih berada di perjalanan dan belum sempat berkumpul bersama keluarga saat waktu berbuka tiba.
“Ramadan adalah bulan berbagi dan mempererat silaturahmi. Kehadiran kami di sini bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk berbagi dan mengayomi,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 17.00 Wita dalam suasana aman dan kondusif. Senja pun berganti malam, meninggalkan jejak kebersamaan di perempatan Tugu Anoa sebuah momen sederhana yang menguatkan makna bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat.
Ramadan kembali membuktikan, di balik seragam dan tugas yang berat, ada hati yang tulus untuk berbagi.
Laporan : ( Ns/Red )
