Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan BULOG, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Mereka menyaksikan langsung kesiapan distribusi bantuan pangan yang ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat (KPM).
Mengawali sambutannya, Kepala BULOG Konawe, Hendra Dionisius, menegaskan bahwa seluruh persiapan penyaluran telah dilakukan secara matang, mulai dari ketersediaan stok hingga sistem distribusi.
“Kami memastikan bantuan yang disalurkan dalam kondisi baik, layak konsumsi, dan siap didistribusikan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Pengawasan di lapangan juga kami siapkan agar penyaluran berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa BULOG tidak hanya fokus pada ketersediaan stok, tetapi juga memastikan kualitas komoditas tetap terjaga selama proses penyimpanan hingga pendistribusian.
Menurutnya, pengemasan, pengangkutan, hingga penyaluran di titik akhir menjadi bagian penting yang diawasi secara berlapis.
“Kami juga telah menyiapkan pola distribusi yang terstruktur, termasuk penjadwalan pengiriman ke masing-masing wilayah agar tidak terjadi penumpukan maupun keterlambatan.
Koordinasi intensif terus kami lakukan bersama pemerintah daerah, aparat desa, dan pihak terkait lainnya,” tambahnya.
“Jika ditemukan hambatan dalam distribusi, kami siap melakukan perbaikan secara cepat. Harapannya, bantuan ini benar-benar dapat diterima oleh masyarakat yang berhak tanpa kendala berarti,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menyampaikan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah dinamika harga bahan pangan. Pemerintah berkomitmen memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran dan tepat waktu,” ungkapnya.
Berdasarkan data yang mengacu pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial yang telah ditetapkan oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas), jumlah penerima bantuan di Kabupaten Konawe mencapai 30.847 KPM.
Program bantuan pangan ini merupakan bagian dari kebijakan stimulus ekonomi nasional yang difokuskan pada penguatan daya beli masyarakat, pengendalian inflasi, serta penanganan kerawanan pangan.
Launching penyaluran dipusatkan di Kompleks Pergudangan Tuoy. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Konawe bersama Forkopimda juga menyerahkan bantuan secara simbolis kepada warga Kelurahan Tuoy dan Kelurahan Tobeu.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan armada truk pengangkut bantuan yang akan mendistribusikan logistik ke berbagai kecamatan di Konawe. BULOG menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah guna memastikan bantuan tersalurkan secara optimal dan tepat sasaran.
Lebih lanjut, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menekankan bahwa keberhasilan program bantuan pangan tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya pengawasan dan akurasi data penerima agar bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.
“Kita tidak hanya ingin bantuan ini tersalurkan, tetapi juga memastikan bahwa yang menerima adalah mereka yang benar-benar berhak. Karena itu, validasi data dan pengawasan di lapangan harus terus diperkuat,” tegasnya.
Bupati juga mengajak seluruh pihak, mulai dari pemerintah desa, aparat, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mengawal proses distribusi agar berjalan transparan dan akuntabel.
Selain itu, ia menekankan bahwa program bantuan pangan ini merupakan bagian dari upaya jangka pendek pemerintah, sementara untuk jangka panjang, pemerintah daerah akan terus mendorong penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan lokal.
“Kita ingin ke depan masyarakat tidak hanya bergantung pada bantuan, tetapi juga mampu mandiri secara ekonomi. Oleh karena itu, sektor pertanian dan produksi pangan lokal harus terus kita perkuat,” tutupnya.
Laporan : Nasir Alex
