Berita

Kadinkes Konawe Tegaskan Sanksi Pemecatan bagi ASN yang Melanggar Disiplin: “Jangan Coba-Coba, Kami Tidak Toleransi!”

56

INFO-SULTRA.COM, KONAWE – Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe, Yones, SE., MM, kembali mengumandangkan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di jajaran Dinas Kesehatan. Ketegasan itu disampaikan setelah ia memberikan teguran keras kepada seorang ASN di salah satu puskesmas yang kedapatan melanggar aturan absensi. Bagi Yones, pelanggaran tersebut bukan persoalan sepele, melainkan sebuah bentuk pengkhianatan terhadap tanggung jawab pelayanan publik.

Di ruang kerjanya, Rabu 10 Desember 2025, Yones menegaskan bahwa disiplin adalah kewajiban mutlak yang melekat pada seorang ASN. Ia menilai, masih adanya oknum yang mencoba bermain-main dengan absensi menunjukkan lemahnya tanggung jawab dan kurangnya komitmen terhadap jabatan yang diemban.

“Siapa pun ASN di lingkup kesehatan yang mencoba bermain-main dengan absensi, saya pastikan akan berhadapan langsung dengan konsekuensinya. Mau jabatannya apa, mau keluarganya siapa, tidak ada urusan. Kalau masih berani mengulangi, kami ajukan pemecatan. Titik,” tegasnya, dengan nada yang menunjukkan bahwa toleransi terhadap pelanggaran disiplin sudah tak lagi diberlakukan.

Menurut Yones, tugas ASN kesehatan jauh lebih besar daripada sekadar hadir di kantor. Mereka adalah wajah pemerintah yang setiap hari berinteraksi dengan masyarakat. Keterlambatan, ketidakhadiran, atau ketidakseriusan dalam menjalankan tugas berarti mencederai kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“ASN kesehatan memikul amanah besar. Kamu digaji negara, dipercaya masyarakat, dan diberi tugas mulia. Kalau tidak bisa disiplin, itu berarti kamu mengabaikan kepercayaan itu. Jangan sampai kamu menyesal seumur hidup hanya karena hal sepele seperti absensi,” ujarnya dengan nada menekan.

Ia menambahkan, pelanggaran absensi bukan hanya masalah administratif. Ketidakhadiran satu orang tenaga kesehatan dapat berdampak langsung pada layanan kesehatan masyarakat, terutama di daerah yang fasilitasnya terbatas. “Tenaga kesehatan itu garda terdepan. Ketika kamu tidak hadir, ada pasien yang harusnya ditangani tetapi terabaikan. Itu bukan hanya kesalahan tugas, tetapi kesalahan moral,” katanya.

Untuk memastikan kedisiplinan berjalan sesuai aturan, Dinas Kesehatan Konawe akan menerapkan sistem pengawasan berlapis. Pemeriksaan absensi akan diperketat, termasuk melakukan inspeksi mendadak, peninjauan langsung, dan pendataan kehadiran secara berkala tanpa pemberitahuan sebelumnya.

“Jangan merasa aman hanya karena atasan tidak ada. Kami akan turun langsung. Kalau kamu tidak ada di tempat, kami catat sebagai pelanggaran. Dan kalau itu terjadi berulang, siap-siap saja. Tidak ada alasan yang dibuat-buat,” tegas Yones.

Ia juga mengingatkan bahwa budaya disiplin bukan hanya kepatuhan pada aturan, tetapi juga indikator profesionalitas dan integritas seorang ASN. “Kalau ASN tidak bisa hadir tepat waktu, bagaimana mungkin ia bisa dipercaya menjalankan tugas yang lebih besar? Jangan menunggu sanksi baru mau berubah,” tuturnya.

Dinas Kesehatan Konawe, katanya, kini sedang menuntut ASN yang bukan hanya bekerja, tetapi bekerja dengan kesadaran penuh bahwa mereka melayani manusia, bukan sekadar menjalankan rutinitas harian. Ia berharap seluruh pegawai kesehatan segera melakukan evaluasi diri dan memperbaiki pola kerja masing-masing.

“Kita ini bekerja untuk masyarakat. Mereka datang dengan harapan sembuh, berharap dilayani. Kalau ASN-nya tidak disiplin, apa jadinya pelayanan itu? Saya tidak ingin nama baik Dinas Kesehatan rusak hanya karena beberapa oknum yang tidak punya komitmen,” ujarnya.

Di akhir pernyataan, Yones menegaskan bahwa langkah tegas ini sejalan dengan visi Bupati dan Wakil Bupati Konawe, yakni Konawe Bersahaja, yang menempatkan pelayanan masyarakat sebagai prioritas utama dan mengedepankan pemerintahan yang bersih, tertib, dan berintegritas.

“Visi Konawe Bersahaja menuntut kita untuk berubah. Saya ingin jajaran kesehatan menjadi contoh disiplin, bukan menjadi beban. Siapa pun yang masih coba-coba melanggar, bersiaplah menerima sanksinya. Kita tidak kompromi,” tutupnya.

 

Laporan: ( Ns/Red )