Berita

Forum CSR Konawe Ajukan Permohonan Arahan Pencegahan ke KPK, Tekankan Transparansi

21

INFO-SULTRA.COM, KONAWE – Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya dalam mendorong tata kelola pembangunan yang bersih dan berintegritas dengan mengedepankan prinsip transparansi sebagai langkah pencegahan dini.

Ketua Forum CSR Kabupaten Konawe, Jumran, S.IP, mengatakan bahwa meningkatnya perhatian publik terhadap berbagai isu di daerah mencerminkan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya tata kelola yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Dalam berbagai forum nasional maupun daerah, prinsip pencegahan selalu ditekankan sebagai langkah utama agar persoalan administratif maupun kebijakan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih luas. Pencegahan itu hanya bisa berjalan efektif jika didukung keterbukaan informasi dan komunikasi yang jujur kepada publik,” ujar Jumran, Selasa (21/1/2026).

Sebagai bagian dari ikhtiar tersebut, Forum CSR Kabupaten Konawe secara resmi bakal menyampaikan surat permohonan arahan dan rekomendasi pencegahan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Surat tersebut menitikberatkan pada penguatan prinsip transparansi dan tata kelola program CSR di daerah, agar tetap berada dalam koridor kepentingan publik dan terhindar dari potensi penyalahgunaan.

Jumran menegaskan bahwa langkah tersebut bukan merupakan laporan atau pengaduan terhadap pihak mana pun, melainkan upaya preventif untuk memastikan ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat tetap sehat dan kondusif.

“Forum CSR tidak berada pada posisi menilai benar atau salah, serta tidak masuk ke ranah teknis pemerintahan maupun penegakan hukum. Kami berkepentingan menjaga agar kolaborasi pembangunan tetap dilandasi kepercayaan dan akuntabilitas,” jelasnya.

Menurut Forum CSR, klarifikasi yang terbuka, proporsional, dan bertanggung jawab merupakan bagian dari pencegahan, sekaligus langkah strategis untuk meredam spekulasi dan mencegah tumbuhnya prasangka di tengah masyarakat.

“Transparansi bukan bentuk kelemahan, justru menunjukkan kedewasaan dalam tata kelola. Keterbukaan akan memperkuat legitimasi kebijakan, menjaga stabilitas sosial, dan memastikan program pembangunan maupun CSR berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambah Jumran.

Sebagai mitra pembangunan, Forum CSR Kabupaten Konawe menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dialog, menjaga keseimbangan kepentingan, serta memperkuat nilai-nilai pencegahan, akuntabilitas, dan keadilan sosial demi terwujudnya Konawe yang maju dan berintegritas.(*)

 

Laporan : Nasir Alex