INFO-SULTRA.COM, KONAWE – Lembaga Pengawasan dan Pengawalan Hukum (LEPHAM) Konawe menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe atas pemberian penghargaan kepada tiga desa berprestasi dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Konawe, Rabu (4/3/2026).
Penghargaan tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong tata kelola pemerintahan desa yang profesional, transparan, dan akuntabel, khususnya dalam pengelolaan keuangan desa serta penguatan peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.
Salah satu kategori penghargaan diberikan kepada desa yang berprestasi atas kinerja dan dedikasinya dalam pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, sehingga dipercaya mewakili Kabupaten Konawe pada perlombaan Tertib Pengelolaan Keuangan Desa melalui Aplikasi JAGA DESA Tahun 2025.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada BUMDes berprestasi yang mampu membangun kemitraan, mengembangkan usaha mandiri secara berkelanjutan, serta berinovasi menjalin kerja sama dengan pihak perusahaan, sehingga membuka lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja lokal.
Ketua LEPHAM Konawe, Suhardin Tosepu, secara khusus memberikan apresiasi kepada Kepala Desa Lalomerui, Kecamatan Routa, Taksir Unggahi, beserta seluruh jajaran perangkat desa atas capaian yang diraih.
“Kami sangat mengapresiasi Kepala Desa Lalomerui, Bapak Taksir Unggahi, dan seluruh perangkat desanya yang pada peringatan HUT ke-66 Konawe mendapatkan penghargaan dari Pemda Konawe. Ini menunjukkan bahwa walaupun Desa Lalomerui berada di ujung utara Konawe, namun mampu membuktikan karya nyata melalui kinerja yang baik dalam pengelolaan BUMDes secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujar Suhardin.
Salah satu BUMDes yang mendapat sorotan adalah BUMDes Lawulu Jaya, dengan omzet per Desember 2025 sebesar Rp 446.641.193 dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Desa (PAD) mencapai Rp 207.732.658.
Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan usaha desa yang profesional mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan desa dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Lalomerui, Taksir Unggahi, Saat di konfirmasi melalui panggilan WhatsApp menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat desa dan dukungan masyarakat.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk pemerintah desa, tetapi untuk seluruh masyarakat Lalomerui yang telah mendukung program BUMDes dan pengelolaan keuangan desa secara terbuka.
Kami berkomitmen untuk terus menjaga transparansi, meningkatkan inovasi usaha, serta memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Taksir.
Ia juga menambahkan bahwa ke depan, pihaknya akan terus memperkuat kemitraan dengan berbagai pihak guna memperluas unit usaha BUMDes serta menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi warga lokal.
Momentum HUT ke-66 Konawe diharapkan menjadi titik tolak bagi desa-desa lain untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa menuju desa mandiri dan berdaya saing.
Laporan: Nasir Alex
