Berita

Pemkab Konawe Perkuat Kolaborasi Investasi Bersama Kadin dan BPR Bahteramas

10

INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara serta PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda) menggelar Konawe Investment Business Forum 2026 di Banking Hall BPR Bahteramas Konawe, Rabu (13/5/2026).

Forum tersebut mengangkat tema “Sinergi Pemerintah, Pengusaha, dan Perbankan dalam Mendorong Investasi dan Ekonomi Produktif di Daerah Menuju Kabupaten Konawe Bersahaja.”

Mengawali kegiatan, Wakil Ketua Umum Kadin Provinsi Sulawesi Tenggara, Sastra Alamsyah, menyampaikan bahwa forum investasi tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan sektor perbankan guna menciptakan iklim investasi yang sehat dan produktif di daerah.

Ia menegaskan bahwa Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya yang besar dan membutuhkan dukungan investasi yang terarah agar mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Konawe memiliki potensi luar biasa di berbagai sektor. Melalui forum ini, kita ingin membangun komunikasi yang kuat antara pemerintah dan pelaku usaha sehingga peluang investasi dapat berkembang secara maksimal,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menciptakan iklim investasi yang aman, terbuka, dan kondusif bagi para investor yang ingin menanamkan modal di daerah tersebut.

Menurutnya, Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya alam dan sektor unggulan yang sangat besar, mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan, perdagangan, hingga sektor jasa yang terus berkembang dan membutuhkan dukungan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan sektor perbankan menjadi salah satu kunci utama dalam mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pelayanan yang baik, kemudahan perizinan, serta menciptakan suasana investasi yang nyaman dan kondusif bagi para pelaku usaha. Kami ingin Konawe menjadi daerah yang terbuka dan siap berkembang bersama para investor,” ujar Yusran Akbar.

Bupati Konawe juga menyampaikan bahwa investasi memiliki peran strategis dalam membuka lapangan kerja baru, meningkatkan produktivitas daerah, dan memperkuat pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil dan menengah.

Ia berharap melalui Konawe Investment Business Forum 2026, seluruh pihak dapat membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih kuat guna menghadirkan program investasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Forum ini bukan hanya menjadi ruang diskusi, tetapi juga menjadi langkah awal membangun sinergi yang lebih besar antara pemerintah, pengusaha, dan sektor perbankan dalam mendukung kemajuan Kabupaten Konawe menuju daerah yang maju, mandiri, dan sejahtera,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum Kadin Sulawesi Tenggara, Komisaris BPR Bahteramas Konawe, jajaran Kadin Kota Kendari, Kadin Konawe Selatan, serta sejumlah pengurus Kadin Kolaka.

Selain menjadi ruang diskusi dan pertukaran gagasan, forum investasi ini juga diharapkan mampu membuka peluang kerja sama strategis antar daerah serta memperluas jaringan investasi yang berorientasi pada pengembangan ekonomi produktif berbasis potensi lokal.

Direktur Utama PT BPR Bahteramas Konawe (Perseroda), Dr. Ahmat, S.E., M.M., dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung pengembangan investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya sektor UMKM di Kabupaten Konawe.

Menurutnya, keberadaan BPR Bahteramas Konawe tidak hanya berperan sebagai lembaga perbankan daerah, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui layanan keuangan yang mudah dijangkau dan berorientasi pada pengembangan usaha produktif.

Ia menjelaskan bahwa sektor usaha mikro, kecil, dan menengah memiliki kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi daerah sehingga membutuhkan dukungan nyata dari sektor perbankan, terutama dalam hal akses permodalan dan pendampingan usaha.

“BPR Bahteramas Konawe siap menjadi bagian dari penguatan investasi daerah dengan memberikan dukungan pembiayaan kepada pelaku usaha dan UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang. Kami ingin memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi di Konawe dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Dr. Ahmat.

Selain itu, pihaknya juga terus berupaya menghadirkan pelayanan perbankan yang profesional, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta dunia usaha di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.

Dr. Ahmat berharap melalui pelaksanaan Konawe Investment Business Forum 2026 akan lahir kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan sektor perbankan dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, produktif, dan berkelanjutan di Kabupaten Konawe.

Ia juga menilai forum tersebut menjadi ruang strategis untuk mempertemukan berbagai pihak dalam membangun komunikasi, memperluas jaringan kerja sama, serta membuka peluang investasi baru yang dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.

Dengan terselenggaranya Konawe Investment Business Forum 2026, Pemerintah Kabupaten Konawe optimistis daerah ini akan semakin dikenal sebagai kawasan yang ramah investasi dan mampu menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi Tenggara.

 

Laporan : NS