INFO-SULTRA.COM | KENDARI –Keluhan masyarakat terkait ketidakstabilan pasokan listrik di Kabupaten Konawe Utara (Konut) mencapai titik didih. Tokoh pemuda sekaligus aktivis setempat, Alpian Anas, melontarkan peringatan keras kepada pihak PLN agar segera menormalkan aliran listrik di wilayah tersebut hari ini juga, Rabu (13/5).
Dalam pernyataan tegasnya, Alpian menekankan bahwa masyarakat Konawe Utara tidak ingin lagi dianaktirikan dalam hal pemenuhan kebutuhan energi dasar. Ia membandingkan kondisi Konut dengan kabupaten lain yang mendapatkan layanan listrik lebih stabil.
”Listrik di Konawe Utara hari ini harus normal. Kami sudah cukup bersabar dengan kondisi yang terus-menerus merugikan masyarakat,” tegas Alpian Anas dalam keterangannya.
”Jika tidak normal seperti kabupaten lain, maka jangan salahkan kami. Dengan tegas saya katakan, kami akan membakar kantor PLN Kendari, dan saya sendiri yang akan bertanggung jawab atas semua risikonya,” lanjutnya dengan nada bicara penuh penekanan.
Kekecewaan ini dipicu oleh seringnya terjadi pemadaman listrik yang tidak menentu di Konawe Utara, yang dinilai telah melumpuhkan aktivitas ekonomi warga dan mengganggu pelayanan publik. Menurutnya, aksi protes keras ini menjadi jalan terakhir jika jalur koordinasi dan komunikasi selama ini tidak membuahkan hasil nyata.
Hingga berita ini diturunkan, masyarakat Konawe Utara masih menunggu langkah cepat dari PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kendari untuk melakukan normalisasi jaringan agar ancaman tersebut tidak berujung pada aksi massa yang merugikan fasilitas umum.
Laporan : Redaksi
