INFO-SULTRA.COM | KONUT – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) secara resmi menerima penyaluran bantuan logistik untuk korban terdampak banjir dari PT Kembar Emas Sultra (KES) dan PT Makmur Lestari Primatama (MLP), Jumat (15/05/2026).
Bantuan diserahkan langsung oleh perwakilan manajemen kedua perusahaan, Nadya Yulita Alfiani, kepada Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Konawe Utara, Galib, S.Tp., M.Ap., bertempat di kantor BPBD setempat.
Kalak BPBD Konut, Galib, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada manajemen PT KES dan PT MLP. Ia menegaskan bahwa kedua perusahaan pertambangan tersebut menjadi pihak swasta pertama yang merespons cepat situasi bencana di Konawe Utara tahun ini.
”Kami sangat mengapresiasi langkah PT KES dan PT MLP. Untuk musibah banjir tahun ini, ini adalah bantuan perdana yang masuk ke posko kami. Kepedulian seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat penanganan warga di lapangan,” ujar Galib.
Rincian Logistik yang Diterima
Total bantuan yang diterima BPBD terdiri dari:
100 Karung Beras (masing-masing 50 karung dari PT KES dan PT MLP).
80 Dos Mie Instan (masing-masing 40 dos dari PT KES dan PT MLP)
80 Rak Telur (masing-masing 40 rak dari PT KES dan PT MLP).
Rencana Distribusi
Menindaklanjuti bantuan tersebut, BPBD segera melakukan koordinasi dengan Bupati Konawe Utara untuk memastikan penyaluran tepat sasaran. “Bantuan ini akan segera kami koordinasikan dengan Bapak Bupati, dan rencananya akan mulai kami salurkan kepada warga terdampak pada hari Senin pekan depan,” tambahnya.
”Penyaluran sembako ini adalah upaya kami untuk hadir langsung membantu kebutuhan warga di tengah masa sulit. Kami juga mengapresiasi tim BPBD dan seluruh petugas lapangan yang terus bekerja keras. Kami berharap bantuan ini mampu memberi semangat dan sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” tutur Nadya.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap langkah yang diambil oleh PT KES dan PT MLP dapat menjadi pemantik bagi sektor swasta lainnya untuk turut bersinergi dalam penanganan bencana di wilayah Bumi Oheo.
Laporan : Redaksi
