INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Pemerintah Kabupaten Konawe bersama Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus mendorong percepatan pembangunan jembatan penghubung Pondidaha–Sabulakoa sebagai langkah memperkuat konektivitas antarwilayah, Rabu, 20/5/2026.
Bupati Konawe, Yusran Akbar bersama Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo meninjau langsung sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan jembatan penyeberangan tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan kesiapan pembangunan infrastruktur yang dinilai strategis bagi masyarakat Konawe dan Konawe Selatan.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Konawe, I Made Asmaya, perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS), serta sejumlah kepala OPD dari kedua daerah.
Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya sinergi lintas instansi dalam mendukung percepatan pembangunan jembatan antarwilayah yang telah lama dinantikan masyarakat.
“Selama ini masyarakat harus menggunakan pincara untuk menyeberang. Kondisi itu tentu kurang efektif dan cukup berisiko terhadap keselamatan warga, terutama saat debit air meningkat,” kata Made Asmaya.
Menurut politisi PDI Perjuangan itu, keberadaan jembatan nantinya akan memangkas waktu tempuh masyarakat, khususnya warga Konawe yang hendak menuju Bandara Haluoleo di Ranomeeto, Konawe Selatan.
Dia menilai pembangunan jembatan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Selain memperlancar akses transportasi masyarakat, jembatan ini juga diharapkan mampu memperkuat distribusi hasil pertanian dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan,” katanya.
Made Asmaya yakin, jembatan Pondidaha–Sabulakoa akan menjadi jalur strategis baru yang memperkuat hubungan sosial dan ekonomi masyarakat di dua kabupaten tersebut.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur itu memiliki dampak jangka panjang terhadap pengembangan kawasan yang lebih maju dan terhubung.
“Dengan akses darat yang lebih memadai, hasil pertanian masyarakat dari kedua wilayah nantinya dapat terdistribusi lebih cepat menuju pusat perdagangan dan pasar utama,” pungkasnya.
Disamping itu, rencana pembangunan jembatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
Warga berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan, karena mereka yakin dapat mempermudah akses transportasi serta meningkatkan perekonomian daerah.(Adv)
Laporan: Redaksi
