INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Penampilan kendaraan mobil hias dari Kabupaten Bombana dalam pawai ta’aruf MTQ XXXI di pelataran ICP “Inolobunggadue Central Park” menuai sorotan dari sejumlah pengunjung.
Mobil jenis pick-up yang digunakan tampak dihias secara sederhana dengan dominasi bunga seadanya dan ornamen terbatas. Kendaraan tersebut terlihat terbuka tanpa konsep dekorasi yang kuat, sehingga terkesan kurang siap dibandingkan dengan peserta dari daerah lain yang tampil lebih meriah dan terkonsep.
Beberapa warga yang menyaksikan pawai menilai bahwa tampilan mobil hias Bombana belum mencerminkan potensi daerah tersebut secara maksimal. Padahal, Kabupaten Bombana dikenal luas sebagai salah satu daerah penghasil emas di Sulawesi Tenggara.
“Harusnya bisa lebih bagus, apalagi Bombana terkenal dengan emasnya. Bisa saja diangkat tema itu supaya lebih menarik,” ujar salah satu pengunjung di lokasi.
Selain itu, jumlah ornamen bunga yang digunakan juga terlihat minim, sehingga tidak memberikan kesan megah sebagaimana kendaraan hias lainnya dalam pawai tersebut.
Meski demikian, keikutsertaan Bombana tetap mendapat apresiasi sebagai bagian dari semangat memeriahkan MTQ XXXI. Kehadiran seluruh kafilah dari 17 kabupaten/kota menjadi simbol kebersamaan dan syiar Islam di Sulawesi Tenggara.
Pawai ta’aruf sendiri berlangsung meriah dengan ribuan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Berbagai kendaraan hias ditampilkan dengan beragam tema, mulai dari nuansa religi hingga kekayaan budaya daerah.
Diharapkan ke depan, setiap daerah dapat menampilkan potensi unggulannya secara lebih kreatif dan maksimal, sehingga mampu memberikan kesan yang lebih kuat serta memperkaya kemeriahan ajang MTQ.
Laporan : Redaksi
