INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Suasana religius dan semangat syiar Islam begitu terasa mewarnai hari pertama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXII Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe, Rabu (24/6/2026). Sejak pagi hingga sore hari, berbagai arena perlombaan dipadati peserta, official, dewan hakim, serta masyarakat yang antusias menyaksikan jalannya kompetisi.
Pelaksanaan lomba berlangsung serentak di sejumlah venue yang telah disiapkan panitia. Para kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara tampil membawa kemampuan terbaik pada setiap cabang musabaqah.
Agenda hari pertama diawali dengan pencabutan paket soal Cabang Khath Al-Qur’an Golongan Digital yang dilaksanakan secara daring pada pukul 08.00–09.00 WITA. Proses yang berlangsung tertutup tersebut diikuti 15 peserta sebagai bentuk menjaga objektivitas dan transparansi perlombaan.
Memasuki sesi pagi, berbagai cabang mulai dipertandingkan. Di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe, Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Tartil menghadirkan penampilan para murattil dan murattilah yang memukau dewan hakim maupun penonton. Sementara di Aula Dinas Ketahanan Pangan, peserta Golongan Remaja menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan lantunan yang indah dan penuh penghayatan.
Kompetisi hafalan Al-Qur’an juga berlangsung ketat. Di Aula BKPSDM digelar Cabang Hafalan 1 Juz Tilawah, sedangkan Aula Bappeda menjadi lokasi perlombaan Hafalan 5 Juz Tilawah. Masing-masing peserta tampil percaya diri menunjukkan kualitas hafalan yang telah dipersiapkan jauh hari.
Di Arena Utama MTQ, Cabang Qira’at Mujawwad Dewasa berlangsung penuh khidmat dengan penampilan qari dan qari’ah terbaik dari berbagai daerah. Sementara Cabang Qira’at Murattal Remaja digelar di Aula DPRD Kabupaten Konawe dengan persaingan yang tidak kalah menarik.
Cabang Fahm Al-Qur’an Putera yang berlangsung di Aula Kementerian Haji dan Umrah Konawe juga menyuguhkan persaingan antartim dalam menguasai pemahaman kandungan Al-Qur’an. Di lokasi berbeda, Aula MAN 1 Konawe menjadi arena Hafalan 30 Juz, sedangkan Masjid Nurul Jihad menjadi tempat berlangsungnya Cabang Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia.
Tak hanya itu, para peserta Cabang Khath Al-Qur’an Golongan Naskah dan Dekorasi menunjukkan kreativitas seni kaligrafi di Aula Wekoila. Sementara peserta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ) mengikuti kompetisi di Laboratorium MAN 1 Konawe dengan mempresentasikan karya ilmiah berbasis nilai-nilai Al-Qur’an.
Memasuki sesi siang, perlombaan kembali berlanjut. Cabang Seni Baca Al-Qur’an Golongan Anak-Anak berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Konawe dengan menghadirkan qari dan qari’ah cilik yang tampil percaya diri. Di Aula Dinas Ketahanan Pangan, peserta Golongan Cacat Netra juga memperlihatkan kemampuan membaca Al-Qur’an yang mendapat apresiasi dari dewan hakim.
Sementara itu, Cabang Hafalan 10 Juz digelar di Aula BKPSDM dan Cabang Hafalan 20 Juz berlangsung di Aula Bappeda. Di Aula DPRD Kabupaten Konawe, Cabang Qira’at Murattal Dewasa berlangsung kompetitif, sedangkan Cabang Fahm Al-Qur’an Puteri digelar di Aula Kementerian Haji dan Umrah Konawe.
Untuk Cabang Tafsir Al-Qur’an, Golongan Bahasa Arab dipusatkan di Aula MAN 1 Konawe, sedangkan Golongan Bahasa Inggris berlangsung di Masjid Nurul Jihad. Seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dalam memahami sekaligus menjelaskan kandungan ayat-ayat suci Al-Qur’an.
Menjelang sore, panitia kembali melaksanakan pencabutan maqra’, judul, dan materi secara daring sebagai persiapan perlombaan hari berikutnya. Kegiatan tersebut diikuti admin kafilah kabupaten dan kota untuk sejumlah cabang yang akan dipertandingkan.
Hari pertama MTQ XXXII Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe berlangsung lancar, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Antusiasme peserta maupun masyarakat menunjukkan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat syiar Islam, membumikan Al-Qur’an, serta melahirkan generasi qari, qari’ah, hafizh, hafizhah, mufassir, dan mufassirah yang mampu menjadi teladan bagi masyarakat Sulawesi Tenggara.
Laporan : Nasir
