Dalam sambutannya, Bupati Yusran menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran TNI yang selama ini menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung pembangunan desa bersama masyarakat.
Ia menegaskan bahwa TMMD bukan sekadar program pembangunan infrastruktur, melainkan bentuk nyata semangat nasionalisme dan cinta tanah air.
“TMMD adalah bukti bahwa TNI adalah anak-anak rakyat, berjuang bersama rakyat, dan hadir untuk rakyat. Ini bukan sekadar membangun jalan, rumah, dan jembatan, tetapi juga memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan yang tumbuh dari desa,” ujar Yusran.
TMMD ke-125 di Konawe meliputi pembangunan dan perbaikan infrastruktur desa seperti jalan, rumah, dan jembatan, serta kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjaga serta melanjutkan hasil-hasil pembangunan yang telah dirintis bersama.
“Mari jadikan momentum ini sebagai titik tolak untuk membangun Konawe yang lebih bersahaja. Ingat, kekuatan bangsa ini sesungguhnya ada di desa,” tandasnya.
Sebagai penanda dimulainya program TMMD, Bupati Yusran secara simbolis menyematkan alat kerja kepada perwakilan personel TNI.
Penyematan tersebut menandai dimulainya rangkaian kegiatan fisik dan nonfisik yang akan dilaksanakan selama program berlangsung.
Laporan: Redaksi
