Berita

PB. HAM Sultra Turun Langsung Mewujudkan Rumah Layak Huni Untuk Pa Senen di Desa Lalonona Kec.Amonggedo Kab.Konawe

33

INFO-SULTRA.COM, KONAWE – Jumat, 26 Desember 2025.– Pengurus Besar Himpunan Aktivis Muda (PB. HAM) Sulawesi Tenggara membuktikan komitmenya untuk turun langsung didesa lalonona kec.amonggedo kab.konawe dengan membawa bantuan berbentuk material bangunan kepada salah satu masyarakat yang berasal dari desa lolonona

Ketua PB. HAM Sulawesi Tenggara, Muh. Supril, menegaskan bahwa kegiatan yang kami lakukan adalah bagian dari bentuk nyata dan komitmen teman-teman pengurus dalam membantu masyarakat untuk bisa merasakan bangunan yang layak untuk di  huni dan di tinggali.

Menurut Supril, HIMPUNAN AKTIVIS MUDA  bukan  hanya berpokus pada isu nasional dan kedaerahan atau  pelanggaran  penyalagunaan wewenang yang berpotensi menimbulan kkn(kolusi korupsi dan nepotisme) tetapi juga turun langsung dalam aspek sosial dan kemanusiaan.

“Setiap masyakarat berhak atas tempat tinggal yang layak dan nyaman maka kami hadir mewujudkan dengan turun langsung memberikan bantuan berbentuk material untuk pasenen agar mendapatkan tempat tinggal yang layak,ini bukan hanya menjadi tanggung jawab dari teman-teman lembaga.seharusnya pemerintah daerah hadir aktip dalam membantu masyakarat yang memang tidak pernah merasakan yang namanya bantuan,” ujar Muh. Supril.

kehadiran PB. HAM di tengah masyarakat juga dimaksudkan untuk membangun kepercayaan publik bahwa organisasi HAM bukan hanya bersuara di ruang diskusi, tetapi juga bergerak nyata di lapangan membantu masyarakat di pelosok pedesaan.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa tapi bagi kami ini memberikan harapan untuk keluarga pasenen, kami ingin menegaskan bahwa kepedulian yang kami lakukan bukan hanya di desa lalonona  akan tetapi  kami berkomitmen aksi-aksi kemanusiaan ini akan terus di lakukan  berbagai wilayah Sulawesi Tenggara,” tegasnya.

Sementara itu, Dewan Pendiri PB. HAM Sulawesi Tenggara, Agus Salim, memberikan penekanan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan nilai dan semangat awal berdirinya PB. HAM di Sulawesi Tenggara.

Agus Salim menjelaskan bahwa PB. HAM didirikan sebagai wadah perjuangan yang tidak elitis dan tidak berjarak dengan masyarakat akar rumput. Ia menilai, advokasi hukum dan aksi sosial harus berjalan beriringan agar keberadaan organisasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Sejak awal saya mendirikan PB. HAM, saya menanamkan prinsip bahwa membela hak tidak cukup hanya dengan pernyataan dan kritik. PB. HAM harus hadir, menyentuh langsung kehidupan masyarakat, dan memberikan solusi nyata sesuai kemampuan yang ada,” kata Agus Salim.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga nilai kebersamaan  dan empati sosial di tengah berbagai gejolak ekonomi yang dihadapi masyarakat saat ini.

“Kegiatan seperti ini adalah wujud nyata dan komitmen kemanusiaan yang tidak boleh kita abaikan dengan kepentingan apa pun. Kami berharap langkah kecil ini bisa menjadi contoh dan memantik kepedulian kita , baik dari pemerintah,maupun elemen masyarakat lainnya,” ujarnya supril nama sapaanya

Adapun bantuan material bangunan yang kami salurkan oleh PB. HAM Sulawesi Tenggara meliputi:

Kayu balok 2 kubik

Seng 80 lembar

Kalsibor 25 lembar

Kayu kasok ½ kubik

Semen 10 sak

Paku 5 kilogram

PB. HAM Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus melakukan  aksi-aksi kemanusiaan secara konsisten, sekaligus tetap mengawal isu-isu nasiona dan ke Daerahan yang tidak pro terhadap rakyat,demi terwujudnya keadilan sosial dan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera di Sulawesi Tenggara.

 

Laporan: Redaksi