INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Sekretaris daerah Konawe atau Sekda Konawe menyampaikan beberapa kekeliruan pejabat yang selama ini dianggap sebagai hal yang lumrah atau biasa.
Kebiasaan tersebut Sekda ibaratkan seperti orang bepergian ke sebuah daerah menggunakan pesawat tanpa transit.
“Umumnya orang ke bandara untuk keluar daerah biasanya transit, tapi kita di Konawe biasa langsung, padahal harusnya kita transit ini, langsung,” kata Ferdi.
Jendral ASN Konawe ini mengatakan kebiasaan ini tidak baik bagi kelangsungan birokrasi di daerah, sebab setiap kebijakan yang dilakukan memiliki konsekuensi.
“Kesimpulan yang bisa kita ambil hari ini ada 2, pertama, setiap tindakan memiliki konsekuensi, kedua kita harus bijak memahami substansi persoalan untuk melihat lebih jauh kedepan,” tukas Ferdinan.
Sebagaimana diketahui, Sekda Konawe bersama Kepala BKPSDM Konawe, Suparjo melaksanakan rapat koordinasi bersama kepala OPD lingkup pemda Konawe.
Rapat ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat BKN RI tentang Hasil Pengawasan dan Pengendalian Terhadap Pengangkatan, Mutasi dan Pemberhentian Kepala Sekolah, Pejabat Administrator, Pengawas dan Kepala Puskesmas di Kabupaten Konawe.
Laporan : Redaksi
