Berita

Sekda Konawe Buka Sosialisasi Pelindungan Konsumen OJK Sultra di Desa Sorue Jaya

3

INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, S.P., M.H., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pelindungan Konsumen yang diselenggarakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tenggara di Kawasan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Desa Sorue Jaya, Kecamatan Soropia, Kamis (9/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran OJK Provinsi Sulawesi Tenggara, organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe, unsur pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat nelayan dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari Kecamatan Soropia dan Kecamatan Lalonggasumeeto.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, S.P., M.H., menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi Sulawesi Tenggara atas komitmennya menghadirkan edukasi keuangan secara langsung kepada masyarakat pesisir. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam meningkatkan literasi keuangan sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai konsumen jasa keuangan.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Konawe, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada OJK Provinsi Sulawesi Tenggara yang telah memilih Desa Sorue Jaya sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi. Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan jasa keuangan yang aman, legal, dan terpercaya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelindungan konsumen merupakan bagian penting dalam mewujudkan sektor jasa keuangan yang sehat, transparan, dan inklusif. Karena itu, berbagai program edukasi yang dijalankan OJK, termasuk pemanfaatan Aplikasi Portal Pelindungan Konsumen (APPK), diharapkan mampu memudahkan masyarakat memperoleh informasi, menyampaikan pengaduan, serta memperoleh penyelesaian atas permasalahan yang berkaitan dengan layanan jasa keuangan.

Menurutnya, pelaksanaan sosialisasi di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih memiliki nilai strategis karena kawasan tersebut menjadi salah satu lokasi pengembangan program nasional di Provinsi Sulawesi Tenggara. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat pesisir melalui dukungan akses pembiayaan, layanan perbankan, perlindungan jaminan sosial, hingga pemberdayaan pelaku UMKM.

Lebih lanjut, Ferdinand menegaskan bahwa perluasan akses terhadap layanan keuangan harus berjalan seiring dengan peningkatan literasi keuangan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan produk dan layanan jasa keuangan secara bijaksana serta terhindar dari berbagai praktik keuangan ilegal, seperti pinjaman online ilegal, investasi bodong, maupun bentuk penipuan keuangan lainnya.

Pemerintah Kabupaten Konawe, lanjutnya, berkomitmen mendukung percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih melalui sinergi bersama OJK, lembaga jasa keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan. Selain memperluas akses pembiayaan bagi nelayan dan pelaku UMKM, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat pengelolaan dan penggerak ekonomi masyarakat di kawasan tersebut.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Ferdinand mengajak seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta memanfaatkan materi yang disampaikan para narasumber.

“Dengan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan masyarakat, kami berharap kesejahteraan nelayan dan pelaku UMKM terus meningkat, sekaligus terwujud ekosistem jasa keuangan yang aman, sehat, inklusif, dan terpercaya di Kabupaten Konawe,” tutupnya.

Usai penyampaian sambutan, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe, Dr. Ferdinand, S.P., M.H., secara resmi membuka kegiatan Sosialisasi Pelindungan Konsumen OJK sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi dan pelindungan konsumen jasa keuangan bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Konawe.

 

Laporan : Redaksi