INFO-SULTRA.COM | SAMPARA, KONAWE – Sebagai wujud nyata sinergitas dan kepedulian sosial, anggota Babinsa Koramil 1417-07/Sampara berkolaborasi dengan aparat desa serta masyarakat Desa Andaroa menggelar kerja bakti pembangunan mushola sementara, Minggu (27/9/2026).
Pembangunan tempat ibadah darurat ini dilakukan sebagai langkah antisipasi agar aktivitas ibadah warga tetap berjalan lancar dan khidmat, mengingat masjid induk desa akan segera memasuki tahap rehabilitasi total.
Sinergitas TNI dan Warga di Lapangan
Kegiatan gotong royong yang dimulai sejak pagi hari ini melibatkan kerja sama yang solid antara personel TNI dan warga setempat. Berbagai tahapan pengerjaan dilakukan bersama-sama, mulai dari pembersihan area sekitar lokasi hingga proses pengecoran lantai mushola.
Keterlibatan Aktif: Melibatkan unsur Babinsa, aparat desa, dan masyarakat umum secara bergotong royong.
Fokus Pengerjaan: Pembersihan lahan, penyiapan struktur dasar, hingga pengecoran lantai.
Tujuan Utama: Memastikan kelancaran sarana ibadah warga selama proses renovasi masjid induk berlangsung.
Perwakilan Koramil Sampara di sela-sela kegiatan menyampaikan bahwa pembangunan mushola sementara ini merupakan bentuk kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan solusi atas kendala yang dihadapi warga binaan.
”Pembangunan mushola sementara ini adalah salah satu wujud nyata dari kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berupaya memberikan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat di wilayah binaan kami,” ujar perwakilan Koramil Sampara.
Melalui langkah proaktif ini, warga Desa Andaroa diharapkan tetap dapat melaksanakan ibadah sehari-hari dengan nyaman dan tenang tanpa terhalang oleh proses renovasi fasilitas ibadah utama.
Aksi tanggap darurat dan kolaborasi lintas elemen ini menegaskan komitmen berkelanjutan Koramil 1417-07/Sampara dalam mendukung pembangunan infrastruktur perdesaan. Selain itu, kegiatan ini kembali mempererat kedekatan emosional antara TNI dan masyarakat, serta membuktikan bahwa semangat gotong royong tetap menjadi fondasi utama dalam kehidupan bermasyarakat di wilayah Konawe.
Laporan : Nasir
