Info-Sultra.com | Konawe, Sultra – Suasana meriah mewarnai peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Konawe. Pemerintah daerah setempat melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggelar Lomba Mobil Grandong Hias bertajuk “Gebyar Wisata Konawe Bersahaja”, yang diikuti puluhan peserta dengan penuh kreativitas dan semangat kebersamaan.
Pawai dimulai dari Kelurahan Kasipute dan berakhir di halaman Kantor Bupati Konawe. Sejak pagi, masyarakat tampak berbondong-bondong memenuhi jalanan sepanjang rute pawai. Sorak-sorai penonton, tepuk tangan, dan teriakan dukungan membuat suasana semakin hidup, meskipun sempat turun rintik hujan.
Setiap peserta dinilai berdasarkan keindahan dekorasi, orisinalitas ide, kekompakan tim, serta pesan yang ingin disampaikan melalui karya hiasan mereka. Antusiasme peserta juga terlihat sejak persiapan, di mana sebagian warga rela begadang untuk memastikan hiasan mobil tampil maksimal saat pawai berlangsung.
Acara ini secara resmi dibuka oleh Asisten III Sekda Konawe bersama Plt. Kepala Dinas Pariwisata. Sementara itu, di garis finis, para peserta disambut hangat oleh Asisten II Sekda Konawe Muh. Akbar, Sp., M.Si., bersama sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Dispora H. Jahiudin, Kadis Pariwisata Ni Ketut Santi Rahayu, SE., MM., serta Camat Dermawan, SH.
“Insyaallah, lomba mobil grandong hias akan menjadi agenda tahunan. Ke depan, kita juga akan menambahkan lomba lain seperti hias jonder dan traktor agar lebih semarak, sekaligus memberikan ruang kreativitas yang lebih luas bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Ketut Santi Rahayu, SE., MM., menegaskan bahwa event budaya ini memiliki nilai strategis dalam mendukung pariwisata sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.
“Lomba mobil grandong hias bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana memperkenalkan kreativitas masyarakat dan potensi daerah. Dengan cara ini, kita ingin menjadikan Konawe sebagai destinasi wisata budaya dan kreatif di Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemkab Konawe berkomitmen menyinergikan agenda pariwisata dengan promosi budaya dan ekonomi kreatif daerah. Setiap kegiatan akan dirancang agar memberikan multiplier effect bagi pedagang kecil, pelaku UMKM, hingga seniman lokal.
“Ke depan, semakin banyak event-event di Konawe, semakin besar pula peluang meningkatnya kunjungan wisatawan. Tidak hanya wisatawan lokal, tetapi juga regional, nasional, bahkan hingga mancanegara,” tutup Kadis Pariwisata.
Dengan semarak lomba ini, Konawe kembali menunjukkan dirinya sebagai daerah yang kaya akan kreativitas dan semangat gotong royong. Peringatan HUT ke-80 RI bukan hanya menjadi ajang refleksi sejarah, tetapi juga momentum memperkuat identitas budaya dan memperluas peluang pariwisata daerah.
Laporan : Nasir Alex
