INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Konawe, Robin Hermansah, S.Si., M.M., meninjau langsung lokasi pembangunan Bundaran Kalosara yang berada di Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe. Selasa 30 Juni 2026
Kunjungan lapangan tersebut turut didampingi oleh Plt Kasatpol PP Kabupaten Konawe, Jusrin Jalil, S.Sos. Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan langsung pemerintah daerah guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai perencanaan serta tepat waktu.
Di lokasi, Robin Hermansah secara detail menanyakan perkembangan pekerjaan kepada pihak pelaksana, termasuk kendala teknis maupun non-teknis yang dihadapi selama proses pembangunan berlangsung. Ia menegaskan pentingnya koordinasi dan kesiapan material agar tidak terjadi keterlambatan pekerjaan.
Salah satu perhatian utama dalam kunjungan tersebut adalah belum tersedianya material pasir di lokasi proyek. Padahal, material tersebut merupakan komponen penting dalam proses pengecoran, khususnya pada tahap pondasi struktur dasar.
“Semestinya pasir yang akan digunakan sudah berada di lokasi (on site) dan siap untuk dilakukan proses mix. Namun sampai saat ini saya belum melihat kesiapan tersebut. Ini perlu segera dipercepat,” tegas Robin.
Meski demikian, Robin menyampaikan bahwa secara umum seluruh pekerjaan masih dalam tahap progres dan berjalan sesuai tahapan yang direncanakan.
Ia menjelaskan bahwa kebutuhan pasir saat ini mencapai 36 ret atau setara dengan total volume sekitar 252 meter kubik. Jumlah tersebut dinilai cukup besar dan harus segera dipenuhi agar tahapan pekerjaan tidak mengalami hambatan, terutama pada pekerjaan struktur awal yang menjadi fondasi utama pembangunan bundaran.
Robin juga mengingatkan bahwa keterlambatan penyediaan material dapat berdampak pada keseluruhan jadwal proyek. Oleh karena itu, ia meminta pihak pelaksana untuk segera mengambil langkah cepat dalam memenuhi kebutuhan material di lapangan.
Sementara itu, salah satu pekerja yang mengakomodasi material, Kadir, menjelaskan bahwa pihaknya saat ini masih dalam proses pengadaan pasir dan terus berupaya agar material tersebut segera tersedia.
“Saat ini material pasir masih sementara kami carikan agar segera didapat, karena akan digunakan untuk kebutuhan pengecoran pondasi struktur dasar,” ujar Kadir.
Ia menambahkan bahwa secara umum tidak terdapat kendala berarti dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Namun, pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel material yang telah dikirim sebelumnya.
“Kami sudah membawa sampel ke laboratorium dan sudah mendapat konfirmasi. Kemungkinan hasilnya akan keluar dalam waktu dekat. Kalau bukan hari ini, mungkin besok sudah bisa kami ketahui,” jelasnya.
Menutup kunjungannya, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Konawe, Robin Hermansah, menegaskan pentingnya sinergi dan kedisiplinan seluruh pihak di lapangan, serta meminta agar setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan secara maksimal guna memastikan progres tetap terjaga dan penyelesaian proyek dapat dicapai tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.
“Harapan kami, seluruh tim dapat bekerja lebih maksimal, menjaga kualitas pekerjaan, serta memastikan setiap tahapan berjalan sesuai perencanaan. Dengan begitu, pembangunan ini bisa selesai tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Pembangunan Bundaran Kalosara sendiri diharapkan tidak hanya memperlancar arus lalu lintas di kawasan Unaaha, tetapi juga menjadi salah satu ikon penataan kota yang representatif serta memberikan nilai estetika bagi wajah ibu kota Kabupaten Konawe.Kalau mau dibuat versi yang lebih “tegas” lagi (misalnya ada penekanan deadline atau warning halus), saya bisa buatkan satu versi alternatif.
Laporan : Redaksi
