INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Kelurahan Anggaberi, Kecamatan Anggaberi, resmi mewakili Kabupaten Konawe dalam tahapan klarifikasi lapangan secara daring pada Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026. Kegiatan tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penilaian yang dilakukan oleh tim penilai Provinsi Sulawesi Tenggara untuk menentukan desa dan kelurahan terbaik yang akan melaju ke tingkat nasional.
Selasa (7/7/2026).
Kegiatan penilaian berlangsung dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari Pemerintah Kabupaten Konawe, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Pemerintah Kecamatan Anggaberi, Pemerintah Kelurahan Anggaberi, organisasi perangkat daerah terkait, hingga tokoh masyarakat yang selama ini berperan aktif dalam mendukung pembangunan di wilayah tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPMD Kabupaten Konawe, Erdjuna Rasdjan, S.P., M.Si, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe telah melakukan berbagai persiapan secara maksimal sebelum pelaksanaan klarifikasi lapangan.
Persiapan tersebut dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, pembinaan kepada pemerintah kelurahan, pengecekan administrasi, penyempurnaan dokumen pendukung, hingga simulasi pelaksanaan penilaian secara daring.
Menurutnya, seluruh aspek yang menjadi indikator penilaian telah dipersiapkan agar mampu menggambarkan kondisi nyata Kelurahan Anggaberi sebagai salah satu kelurahan yang terus berkembang dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.
“Kami berupaya memberikan yang terbaik dengan menampilkan seluruh potensi dan capaian pembangunan yang telah dilakukan Kelurahan Anggaberi. Harapan kami, seluruh proses penilaian berjalan lancar dan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Konawe,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa dalam Lomba Desa dan Kelurahan, tim penilai tidak hanya melihat kelengkapan administrasi semata, tetapi juga menilai implementasi program pembangunan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Beberapa indikator utama yang menjadi perhatian tim penilai meliputi tata kelola pemerintahan, kualitas pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, ketahanan sosial, pelestarian lingkungan, inovasi pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, hingga tingkat partisipasi masyarakat dalam mendukung pembangunan.
Sementara itu, Lurah Anggaberi, Adnan, S.Sos, mengatakan bahwa terpilihnya Kelurahan Anggaberi sebagai wakil Kabupaten Konawe merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat dan pemerintah yang selama ini terus membangun sinergi dalam menciptakan lingkungan yang maju, tertib, dan mandiri.
Menurutnya, berbagai inovasi yang dikembangkan menjadi nilai tambah dalam penilaian, di antaranya peningkatan kualitas pelayanan administrasi kepada masyarakat, penguatan kelembagaan masyarakat, pemberdayaan kelompok usaha, penataan lingkungan, serta pelaksanaan berbagai program yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan warga.
“Keberhasilan ini bukan hanya milik pemerintah kelurahan, tetapi merupakan hasil kebersamaan seluruh masyarakat Kelurahan Anggaberi yang selalu mendukung setiap program pembangunan,” ungkapnya.
Camat Anggaberi, Suriani, S.Sos, juga memberikan apresiasi atas semangat seluruh perangkat kelurahan dan masyarakat yang telah mempersiapkan diri menghadapi penilaian tingkat provinsi.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kecamatan Anggaberi terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar seluruh tahapan penilaian dapat berjalan sesuai ketentuan. Menurutnya, lomba ini bukan sekadar kompetisi, tetapi menjadi momentum evaluasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
Dalam pelaksanaan klarifikasi lapangan secara daring, terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, di antaranya kesiapan jaringan internet, sinkronisasi dokumen digital, hingga koordinasi seluruh pihak yang terlibat selama proses presentasi kepada tim penilai. Namun berbagai kendala tersebut berhasil diantisipasi melalui persiapan yang matang dan kerja sama semua pihak.
Plt Kepala DPMD Konawe menambahkan bahwa apabila Kelurahan Anggaberi berhasil meraih prestasi di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah daerah akan terus memberikan pembinaan serta menjadikan keberhasilan tersebut sebagai contoh bagi desa dan kelurahan lainnya di Kabupaten Konawe.
Ia berharap keberhasilan tersebut nantinya mampu mendorong lahirnya inovasi-inovasi baru dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Konawe.
Melalui ajang Lomba Desa dan Kelurahan ini, Pemerintah Kabupaten Konawe juga mengajak seluruh pemerintah desa dan kelurahan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta menghadirkan berbagai inovasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, kolaborasi, dan inovasi, Pemerintah Kabupaten Konawe optimistis Kelurahan Anggaberi mampu memberikan penampilan terbaik dalam penilaian klarifikasi lapangan secara daring serta mengharumkan nama daerah di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara, bahkan berpeluang melangkah hingga tingkat nasional.
Laporan : Redaksi
