INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Kejuaraan sepak bola Sampara Raya Cup I resmi digelar, Senin (19/10/2026). Kompetisi tersebut diikuti 16 tim yang berasal dari delapan Kecamatan di wilayah Sampara Raya.
Pembukaan turnamen turut dihadiri Wakil Bupati Konawe, H. Syamsul Ibrahim, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Konawe Jahiudin, Ketua KONI Konawe Rusdianto, Ketua PSSI Konawe Erik Muhammad Saputr, Ketua PMI Konawe Sarnina Yusrin, mantan Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa, manajemen PT OSS, anggota DPRD Konawe, serta para camat se-Sampara Raya.
Ketua Panitia Sampara Raya Cup I, Dr. Suryadi mengatakan, turnamen tersebut diikuti 16 tim yang merupakan perwakilan dari delapan kecamatan. Setiap kecamatan mengirimkan dua tim untuk ambil bagian dalam kompetisi.
Delapan kecamatan yang mengikuti turnamen tersebut yakni Kecamatan Sampara, Besulutu, Morosi, Kapoila, Bondoala, Lalonggasumeeto, Anggalomoare dan Soropia.
Menurut Suryadi, pelaksanaan Sampara Raya Cup I diharapkan tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antarmasyarakat melalui olahraga.
Sementara itu, Wakil Bupati Konawe dalam sambutannya, meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Ia mengingatkan pemain agar tidak mencederai semangat kompetisi dengan tindakan kekerasan maupun adu fisik yang dapat merusak jalannya turnamen.
“Kalau sudah berada di dalam lapangan, cukup bola dan kaki saja yang bermain. Tidak usah menggunakan tangan yang nantinya bisa terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Wabup.
Ia menilai turnamen tersebut juga memiliki arti penting dalam pembinaan olahraga, khususnya sepak bola di Kabupaten Konawe. Sampara Raya Cup I diharapkan dapat menjadi salah satu wadah untuk menemukan bibit-bibit pemain potensial yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi Porprov 2026.
“Dari kompetisi seperti ini kita bisa melihat potensi pemain-pemain muda. Mudah-mudahan ada bibit unggul yang nantinya bisa memperkuat Konawe pada ajang Porprov,” katanya.
Selain memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen, Pemerintah Kabupaten Konawe juga membuka peluang peningkatan fasilitas olahraga di wilayah tersebut.
Wabup menyampaikan, Bupati Konawe telah menginstruksikan agar pengelola maupun pihak terkait dapat mengajukan permohonan apabila lapangan sepak bola yang digunakan membutuhkan revitalisasi.
Menurutnya, usulan tersebut nantinya akan diproses pemerintah daerah untuk melihat kebutuhan serta kemungkinan penganggarannya pada tahun 2027.
“Kalau lapangan ini memang membutuhkan revitalisasi, silakan ajukan permohonan. Nanti akan diproses sehingga bisa kita upayakan untuk dianggarkan pada 2027,” jelasnya.
Dengan resmi bergulirnya Sampara Raya Cup I, pemerintah daerah berharap kompetisi dapat berjalan aman, tertib dan menjunjung tinggi nilai sportivitas hingga seluruh pertandingan berakhir.
Laporan : Redaksi
