Berita

MIS Baitul Fitrah Lakidende di Duga Tidak Transparan Dalam Mengelola Dana BOS : Pemerintah Terkait Diminta Segera Mengambil Langka Tegas

68

INFO-SULTRA.COM, KONAWE Berdasarkan informasi yang di rangkum dari beberapa orang tua/wali murid yang enggan di sebutkan namanya, keluhan terkait Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di duga direalisasikan secara tidak transparan oleh pihak sekolah saat di wawancarai awak media Sabtu 7 November 2025.

Dalam wawancara beberapa orang tua/wali murid  yang enggan di sebutkan namanya mengungkap terkait jumlah murid yang aktif di MIS Baitul Fitrah Lakidende yang beralamat di jl.Baitul Fitrah lorong pasar Lambuya Desa Asaki, kecamatan Lambuya, Kabupaten Konawe kurang lebih 100 orang siswa, ironisnya lagi terkait dengan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sejumlah wali murid tidak pernah tahu, selama ini.

Dengan adanya informasi yang memprihatinkan uang di ungkapkan beberapa wali murid. Asran kepala bidang investigasi LSM FAKTA INDONESIA angkat bicara “Diduga ingin meraih Dana yang lebih besar, sehingga jumlah siswa di buat melambung lebih banyak. Pasalnya menurut informasi dari beberapa wali murid jumlah siswa yang aktif kurang lebih 50 orang siswa.

Dana BOS adalah bantuan dari pemerintah pusat untuk membantu sekolah dalam membiayai operasional pendidikan. Dana ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan sekolah, serta peningkatan kualitas guru. Penggunaan Dana BOS harus dilakukan secara akuntabel, transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Pencegahan penyalahgunaan adalah dengan keterbukaan potensi penyalahgunaan Dana BOS dapat di minimalisir, karena segala penggunaan dana akan terpantau oleh berbagai pihak.

Dana BOS yang di kelola dengan baik dan transparan dapat di alokasikan untuk meningkatkan pembelajaran dan pasilitas sekolah, ucapnya.

Lebih lanjut Asran mendesak pihak pemerintah terkait diantaranya Kementrian Agama Kabupaten Konawe, Inspektorat Daerah Kabupaten Konawe dan Aparat Penegak Hukum untuk segera mengambil langkah tegas, untuk segera melakukan audit secara menyeluruh sesuai hukum dan undang-undang yang berlaku.

Kepala sekolah MIS Baitul Fitrah Lakidende Atiqoh, Spd saat awak media ini melakukan konfirmasi di ruang kerjanya Senin, 10 November 2025, mengatakan ” Jumlah siswa MIS Baitul Fitrah Lakidende berjumlah 85 siswa, jumlah guru  1 orang PNS, 11 orang ASN  P3K”, ketika di tanya berapa jumlah jam mengajar guru P3K, Atiqoh, Spd mengatakan “setiap orang guru P3K mengajar 7 jam setiap hari kerja, jadi Dana BOS habis untuk menggaji guru honor atau ASN P3K”, ucapnya.

Masih Asran dari penjelasan kepala sekolah MIS Baitul Fitrah Lakidende di duga pengelolaan Dana BOS MIS Baitul Fitrah Lakidende tidak trasparan terkesan Dana BOS  hanya untuk BOS, ungkapnya.

Laporan : Tim/ Red