Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Kepala Dinkes Koltim : Mendorong Partisipasi Masyarakat Dalam Transformasi Kesehatan di Desa

51
×

Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Kepala Dinkes Koltim : Mendorong Partisipasi Masyarakat Dalam Transformasi Kesehatan di Desa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Example 300x600

Info-Sultra.com |Koltim, Rate-Rate Dalam upaya meningkatkan kesehatan yang berbasis pada partisipasi masyarakat, Kadis Kesehatan Kabupaten Kolaka Timur, Harun, S.Kep, menyoroti peran signifikan Posyandu di setiap desa.

Pernyataan ini disampaikan dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59, yang digelar pada Selasa, 14 November 2023, di lapangan sepakbola Nur Latamoro, Kelurahan Rate-rate, Kecamatan Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur (Koltim), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Dalam acara tersebut, tampak hadir Plt Bupati Koltim, Abdul Azis SH MH, Ketua TP-PKK Koltim, Kapolres Koltim beserta stafnya, Sekda Koltim, seluruh Pimpinan OPD, Asisten, Staf Ahli, Kabag lingkup Pemda Koltim, Kapus, para Camat, serta instansi terkait lainnya.

Harun S, Kep Selaku Plt.Kadis Kesehatan mengajak warga untuk melibatkan diri dalam transformasi kesehatan menuju Indonesia maju dengan memanfaatkan peran Posyandu di tingkat desa. Ia menegaskan pentingnya kader sebagai tenaga sukarela yang berasal dari masyarakat setempat. Mereka diberdayakan dengan pengetahuan dan keterampilan dalam merawat ibu hamil, melahirkan, hingga merawat lansia.

“Kader Posyandu adalah tulang punggung dalam menangani isu stunting, yang saat ini menjadi fokus kita. Kami memiliki target untuk menurunkan angka stunting pada tahun 2024, dan ini adalah tugas mulia bagi kita semua,” ujar Harun kepada media saat kegiatan Jambore Posyandu yang merupakan bagian dari rangkaian acara HKN.

Lebih lanjut, Harun menyebutkan bahwa kader Posyandu dari Mowewe dan Orawa telah mewakili Koltim di Jakarta dengan harapan akan mendapat pengetahuan baru yang akan segera dibagikan kepada masyarakat setempat.

Dalam harapannya, Harun menggarisbawahi bahwa kolaborasi masyarakat akan mampu mengatasi berbagai permasalahan kesehatan, termasuk stunting.

“Saya berharap setelah acara ini, kita dapat menerapkan saran-saran yang telah diberikan untuk pendekatan kesehatan yang komprehensif, mulai dari usia remaja hingga lansia,” tambahnya, sembari menekankan bahwa melalui kolaborasi ini, diharapkan masalah kesehatan masyarakat dapat diminimalisir.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kolaka Timur, Hartini Azis A.Ma yang diwakili oleh Kabid Kesehatan, Jumaeda, menjelaskan beberapa tujuan dan sasaran gerakan PKK.

Menurutnya, gerakan ini erat kaitannya dengan pemberdayaan masyarakat. Salah satu tujuan utama gerakan PKK adalah meningkatkan kesejahteraan keluarga yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dengan fokus pada pembentukan karakter yang berakhlak mulia.

“Hal ini terfokus pada pelatihan ibu-ibu sebagai kader Posyandu, yang kami yakini akan memiliki kesadaran berasal dari dalam diri mereka,” paparnya.

Hartini juga menegaskan pentingnya peran kader Posyandu sebagai garda terdepan dalam menjaga kesehatan masyarakat, terutama pada ibu hamil.

“Kader Posyandu adalah perpanjangan tangan dari tenaga kesehatan dan pemerintah setempat, dengan fokus pada aspek kesehatan, kesetaraan, lingkungan, serta pemahaman hukum. Kami berharap agar mereka senantiasa aktif dalam menjalankan tugasnya,” tutupnya.

Laporan: Redaksi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *