INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Dalam upaya memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Konawe, Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Konawe melaksanakan kegiatan Mobile Kamtibmas, koordinasi, pengawasan dan pembinaan masyarakat adat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2026, mulai pukul 09.45 WITA hingga selesai, bertempat di Sekretariat Tamalaki Wonua Konawe (TWK), Kelurahan Bose-Bose, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Konawe IPTU Andi Aco Baso bersama personel Satbinmas Polres Konawe. Kehadiran jajaran Satbinmas disambut sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang semakin erat dengan organisasi masyarakat adat yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat Konawe.
Dalam kegiatan tersebut, Satbinmas Polres Konawe menjalin silaturahmi dan berdialog bersama pengurus serta unsur masyarakat adat Tamalaki Wonua Konawe (TWK). Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, membangun komunikasi yang terbuka serta bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif.
IPTU Andi Aco Baso menyampaikan bahwa keberadaan masyarakat adat merupakan salah satu kekuatan sosial yang dapat berperan positif dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis. Karena itu, Polri terus mendorong terbangunnya hubungan kemitraan dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk organisasi adat.
Selain mempererat silaturahmi, kegiatan tersebut juga membahas pentingnya pelestarian kearifan lokal serta peran tokoh adat dalam menjaga persatuan dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial yang muncul di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kasat Binmas juga mengimbau agar setiap persoalan yang terjadi di lingkungan masyarakat dapat diselesaikan secara bijaksana dengan mengedepankan dialog, musyawarah dan pendekatan restorative justice, sepanjang memenuhi ketentuan hukum yang berlaku.
Pelibatan tokoh adat dalam penyelesaian konflik sosial dinilai dapat menjadi salah satu langkah positif dalam menciptakan penyelesaian yang lebih humanis, mengutamakan perdamaian serta menjaga hubungan baik antarmasyarakat.
“Polri tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan keamanan, tetapi juga hadir untuk membangun komunikasi, mendengarkan aspirasi masyarakat dan bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan sosial,” ujar IPTU Andi Aco Baso dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, organisasi masyarakat adat dapat menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya melalui pendekatan persuasif dan kearifan lokal yang telah tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Kegiatan Mobile Kamtibmas ini juga menjadi bagian dari komitmen Satbinmas Polres Konawe untuk terus mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang intensif, diharapkan potensi permasalahan sosial dapat diketahui dan ditangani sejak dini sehingga tidak berkembang menjadi konflik yang lebih luas.
Satbinmas Polres Konawe juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan keberadaan organisasi adat sebagai benteng sosial yang mempererat persatuan, bukan sebagai pemicu perbedaan atau konflik antarkelompok.
Melalui sinergi antara Polri, tokoh adat, organisasi masyarakat dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin aman, damai dan harmonis serta mampu menjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal masyarakat Konawe.
Kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib dan penuh keakraban. Satbinmas Polres Konawe menegaskan akan terus melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan secara berkelanjutan sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dalam mewujudkan Kamtibmas yang aman, kondusif dan harmonis di Kabupaten Konawe.
Laporan : Redaksi
