INFO-SULTRA.COM | KENDARI – Seorang konsumen asal Desa Lalonggombu, bernama Arlan, mengaku kecewa setelah sepeda motor Honda Vario yang baru dibelinya di Dealer Honda Nusantara Sakti (NSS) Kendari pada 17 Juni 2026, mengalami kerusakan pada bagian mesin setelah digunakan kurang lebih tiga bulan.
Arlan menduga kerusakan tersebut terjadi pada mesin sepeda motor yang dibelinya. Ia pun berharap pihak dealer segera melakukan pemeriksaan dan perbaikan melalui layanan garansi yang berlaku.
Kepada media ini, Arlan menceritakan bahwa dirinya membawa sepeda motor tersebut kembali ke Dealer Honda NSS pada 28 September 2026 untuk mendapatkan penanganan atas kerusakan mesin yang dialaminya.
Ia berharap kendala tersebut dapat segera diatasi melalui layanan purnajual sesuai dengan ketentuan garansi.
“Waktu itu, tepat tanggal 28 September, saya bawa di kantor Dealer Honda NSS,” ujar Arlan.
Namun, menurut pengakuannya, pihak dealer menyampaikan bahwa proses penanganan garansi mesin diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan.
Informasi tersebut membuat Arlan terkejut dan mempertanyakan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk menangani kerusakan pada sepeda motor yang relatif baru dibelinya.
Kecewa Melihat Motor Berada di Teras Kantor
Kekecewaan Arlan bertambah ketika dirinya kembali mendatangi kantor Dealer Honda NSS untuk memastikan perkembangan penanganan sepeda motornya.
Saat tiba di lokasi, ia mengaku mendapati sepeda motornya berada di teras kantor dengan kondisi mesin sangat panas. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan dalam dirinya bahwa sepeda motor itu telah digunakan oleh seseorang.
Meski demikian, dugaan tersebut merupakan pengamatan dan penilaian Arlan yang belum dikonfirmasi kepada pihak dealer.
“Saya sempat datang kembali ke kantor untuk mengecek motor itu, apakah sudah dibongkar atau bagaimana. Tapi justru saya lihat motor ada di teras kantor dengan kondisi mesin sangat panas. Saya menduga motor itu mereka pakai. Saya datang untuk memperbaiki mesinnya sesuai garansi, bukan untuk dipakai ke sana kemari,” tutur Arlan.
Arlan berharap pihak dealer dapat memberikan penjelasan yang transparan mengenai kondisi sepeda motornya serta memastikan proses pemeriksaan dan perbaikan berjalan sesuai prosedur.
Pihak Dealer NSS: Motor Sedang dalam Proses Pemeriksaan
Sementara itu, redaksi PORTALTERKINI.COM berupaya mengonfirmasi persoalan tersebut kepada pihak Dealer Honda NSS Kendari
Salah seorang karyawan dealer menyampaikan bahwa sepeda motor milik Arlan telah mendapatkan penanganan pada Senin, 19 Oktober 2026.
Konfirmasi lebih lanjut kemudian dilakukan kepada Kepala Kantor Cabang (Kacab) Dealer Honda NSS, Joko Supran, melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Joko menjelaskan bahwa sepeda motor milik Arlan saat ini sedang ditangani oleh mekanik untuk menjalani proses pembongkaran dan analisis kerusakan mesin.
Menurutnya, hasil pemeriksaan tersebut akan menjadi dasar pengajuan penanganan kepada Main Dealer (MD), yang selanjutnya berkoordinasi dengan PT Astra Honda Motor (AHM) terkait penggantian komponen yang dinilai bermasalah.
“Terkait ini sudah ditangani dengan mekanik kami dan sedang dalam proses sesuai prosedur. Saat ini sudah proses bongkar dan analisis untuk proses ke Main Dealer terkait kendala unit. Kemudian, MD memproses ke AHM untuk pergantian part yang bermasalah. Hal ini sudah dijelaskan juga oleh Kepala Bengkel kami kepada konsumennya terkait estimasi prosesnya sekitar dua sampai tiga bulan,” jelas Joko Supran.
Joko berharap komponen atau suku cadang yang dibutuhkan tersedia sehingga proses perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dari estimasi waktu yang disampaikan sebelumnya.
“Harusnya satu hari bisa kelar, Pak,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa mekanik masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan komponen yang mengalami masalah. Setelah penyebab kerusakan diketahui, pihak dealer akan segera berkoordinasi dengan Main Dealer untuk menindaklanjuti proses tersebut.
“Masih proses cek part yang bermasalah, Pak. Setelah kami tahu kendalanya di part apa, kami langsung koordinasi ke MD untuk cek part-nya,” pungkasnya.
Konsumen Berharap Ada Kepastian Perbaikan Kasus yang dialami Arlan menjadi perhatian terkait pentingnya pelayanan purnajual, transparansi proses klaim garansi, serta komunikasi yang jelas antara dealer dan konsumen.
Di satu sisi, konsumen berharap sepeda motor yang mengalami kerusakan dapat segera diperbaiki, terlebih kendaraan tersebut baru digunakan selama beberapa bulan. Di sisi lain, pihak dealer menyatakan bahwa penanganan masih berlangsung melalui tahapan pemeriksaan dan koordinasi dengan Main Dealer serta AHM.
Arlan pun berharap pihak Dealer Honda NSS Kendari dapat memberikan kepastian mengenai proses perbaikan sepeda motornya, termasuk estimasi waktu penyelesaian yang jelas.
Hingga berita ini ditulis, berdasarkan keterangan pihak dealer, proses pemeriksaan komponen masih berlangsung dan tindak lanjut akan dilakukan setelah penyebab kerusakan diketahui.
Laporan : Redaksi
