Berita

Pemilik Mobil DT 1252 IA Kesal, Diduga Barcode BBM Subsidi Dipakai Orang Lain

8

INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Seorang pemilik mobil bernomor polisi DT 1252 IA, Chucun Haryadi Ikrar, mengaku kesal setelah mengetahui barcode yang digunakannya untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite diduga telah digunakan oleh orang lain di salah satu SPBU.

Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat (23/10/2026), sekitar pukul 11.00 WITA, saat Chucun mendatangi SPBU Lahotutu untuk melakukan pengisian BBM.

Menurut penuturannya, ketika barcode diserahkan kepada petugas SPBU untuk proses pengisian, petugas menyampaikan bahwa barcode tersebut sudah pernah digunakan di SPBU lain.

Chucun menduga penggunaan barcode tersebut terjadi di salah satu SPBU di wilayah Wawotobi. Namun, dugaan itu masih perlu dikonfirmasi berdasarkan data transaksi dan informasi resmi dari pihak terkait.

“Saat saya datang mengisi BBM di SPBU Lahotutu sekitar pukul 11 siang, saya menyerahkan barcode kepada petugas. Namun, petugas mengatakan barcode tersebut sudah terpakai di salah satu SPBU lain,” ujar Chucun.

Ia mengaku keberatan apabila barcode miliknya digunakan oleh pihak lain tanpa sepengetahuan dan persetujuannya. Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditelusuri agar tidak merugikan pemilik kendaraan yang menggunakan barcode untuk pembelian BBM.

Chucun juga menyatakan akan mendatangi pihak SPBU untuk meminta penjelasan mengenai riwayat penggunaan barcode tersebut dan mencari tahu bagaimana transaksi itu bisa terjadi.

“Saya merasa tindakan ini sudah keterlaluan jika benar barcode saya digunakan orang lain tanpa izin. Saya akan mendatangi pihak SPBU untuk meminta penjelasan siapa yang menggunakan barcode saya,” tegasnya.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari pihak SPBU Wawotobi, terkait mengenai dugaan penggunaan barcode tersebut.

Redaksi tetap membuka ruang bagi pihak SPBU, pengelola Pertamina, maupun pihak terkait lainnya untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab sesuai dengan prinsip kode etik jurnalistik.

Laporan : Redaksi