Berita

Kapolsek Pondidaha Turun Langsung, Ajak Pelajar Al Munawarah Stop Bullying dan Tawuran

24

INFO-SULTRA.COM | KONAWE – Beredarnya video perkelahian antar pelajar di media sosial menjadi perhatian serius Polsek Pondidaha. Untuk mencegah persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih luas, Kapolsek Pondidaha Iptu Amar Asran, S.H., turun langsung menemui para pelajar di Yayasan Perguruan Islam Al Munawarah, Desa Tirawuta, Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, Kamis (10/9/2026) pagi.

Dalam kunjungannya sekitar pukul 07.00 WITA, Iptu Amar Asran mengambil apel dan memberikan pesan kamtibmas kepada para siswa dari tiga satuan pendidikan, yakni MA Al Munawwarah, SMK Al Munawwarah dan MTs Al Munawwarah.

Di hadapan para pelajar, Kapolsek menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa perkelahian yang terjadi pada Senin (7/9/2026) dan videonya kemudian beredar di media sosial.

Kapolsek mengingatkan para siswa agar tidak ikut memperkeruh keadaan dengan menyebarluaskan kembali video tersebut.

“Jangan jadikan video perkelahian sebagai bahan untuk saling mengejek atau memprovokasi. Hapus dan jangan sebarkan kembali. Percayakan penanganannya kepada kepolisian,” tegas Iptu Amar Asran.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut telah ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Konawe. Para siswa juga diminta tidak melakukan aksi balas dendam, mengajak teman untuk tawuran maupun melakukan tindakan yang dapat memicu konflik antarpelajar.

Menurutnya, persoalan yang terjadi harus menjadi pembelajaran bersama agar tidak kembali terulang.

“Fokus belajar. Jangan sampai persoalan sesaat merusak masa depan kalian. Hindari bullying, saling menghormati dan selesaikan setiap masalah dengan cara yang baik,” pesannya.

Tak hanya kepada siswa, Kapolsek juga mengajak pihak sekolah memperkuat pengawasan, terutama pada waktu rawan sebelum dan sesudah kegiatan belajar mengajar. Komunikasi dengan orang tua juga dinilai penting agar aktivitas siswa di luar sekolah tetap terpantau.

Pihak sekolah didorong untuk rutin memberikan edukasi mengenai kenakalan remaja serta menyediakan ruang konseling bagi siswa yang menghadapi persoalan. Sanksi terhadap pelanggaran pun diharapkan tetap tegas, namun mengedepankan pembinaan dan pendidikan.

Usai apel, Kapolsek Pondidaha bersama pihak sekolah dan keluarga korban melanjutkan pertemuan untuk mengumpulkan data dan identitas siswa yang mengetahui maupun menyaksikan kejadian perkelahian. Data tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada Polres Konawe untuk mendukung pemeriksaan Unit PPA Satreskrim.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memastikan persoalan dapat ditangani secara tepat sekaligus mencegah munculnya aksi lanjutan di kalangan pelajar.

Kegiatan turut dihadiri Pimpinan Pondok Pesantren Al Munawarah sekaligus Kepala SMK Labisimi, S.Pd., M.Pd., Kepala MTs Asmin, S.Ag., M.Pd., Kepala MA Al Munawwarah Pondidaha Arlip, S.Pd., Bhabinkamtibmas Aipda Yusif, serta para siswa dan siswi Yayasan Perguruan Islam Al Munawarah.

Kehadiran langsung kepolisian di lingkungan sekolah diharapkan menjadi ruang edukasi sekaligus penguatan sinergi antara polisi, sekolah dan orang tua dalam menjaga generasi muda dari perundungan, kenakalan remaja dan potensi tawuran.

Selama kegiatan berlangsung, situasi aman, tertib dan kondusif.

Laporan : Redaksi