Berita

Kades Langgea Dukung Program “Konawe Bersahaja”, Tampilkan Produk Unggulan di Expo 2025

63

Info-Sultra.com | Konawe — Kepala Desa Langgea, Suharto Handoko, A.P., turut ambil bagian dalam Pameran Pembangunan Expo 2025 yang digelar di arena ex-MTQ Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe.

Dalam kegiatan yang diikuti 291 desa tersebut, Desa Langgea menampilkan berbagai produk unggulan masyarakat, mulai dari kerajinan tangan, hasil pertanian, hingga produk olahan lokal yang mencerminkan potensi ekonomi dan kreativitas warga.

“Kami ingin menunjukkan bahwa desa juga memiliki daya saing. Melalui pameran ini, masyarakat dapat melihat langsung hasil kerja nyata kami di lapangan,” ujar Suharto Handoko saat ditemui di lokasi acara, Senin (3/11).

Suharto menambahkan, pihaknya menyambut baik pelaksanaan expo ini karena menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperkenalkan potensi lokal.

“Kami senang akhirnya ada kesempatan bagi warga untuk mempromosikan hasil karya mereka, baik kerajinan tangan maupun hasil perkebunan. Selama ini, produk-produk itu hanya dikenal di lingkup desa, sekarang bisa dipamerkan ke masyarakat luas,” tuturnya.

Ia juga menegaskan, keikutsertaan Desa Langgea merupakan bentuk dukungan terhadap program kerja Bupati Konawe H. Yusran Akbar, ST dan Wakil Bupati H. Syamsul Ibrahim, SE, M.Si, melalui visi pembangunan ‘Konawe Bersahaja: Menata Kota, Membangun Desa’.

“Pameran ini menjadi sarana positif untuk memperkenalkan hasil pembangunan desa serta mendukung semangat pemberdayaan masyarakat sesuai visi Konawe Bersahaja,” tambahnya.

Sebagai penutup, Suharto berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun agar menjadi ruang kreatif bagi desa-desa di Konawe.

“Kami berharap expo seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Ini bukan hanya ajang pamer, tapi juga ajang belajar, berbagi pengalaman, dan membangun kebanggaan bagi masyarakat desa,” pungkasnya.

Pameran Pembangunan Expo 2025 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Konawe dalam menampilkan capaian pembangunan lintas sektor, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

 

Laporan: Nasir Alex