Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Warga Blokir Jalan, Kapolsek Bondoala Turun Langsung Melakukan Negosiasi

76
×

Warga Blokir Jalan, Kapolsek Bondoala Turun Langsung Melakukan Negosiasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Example 300x600

Konawe,Info-Sultra.com- Puluhan ibu-ibu warga Desa Labotoy Kec Kapaoiala, Kabupaten Konawe memblokir Jalaa. Akibatnya puluhan sopir truk pengangkut material tanah timbunan harus rela parkir di sepanjang jalan tersebut.

Aksi yang tidak biasa dilakukan oleh para ibu-ibu tersebut diakui terpaksa dilakukan karena ulah para sopir truk yang menurut mereka sudah keterlaluan Sudah banyak masyarakat yang sakit karena hirup debu. 

Kami sebenarnya sudah lama jengkel dengan truk-truk pengangkut tanah karena sejak mereka mulai beroperasi rumah kami tidak pernah lagi bersih karena banyaknya debu,” ujar Putous Hamzah di sela-sela aksi mereka, Rabu (4/10/2023).

Hal yang sama diungkapkan warga Labotoi yang tidak ingin diketahui identitasnya. Menurutnya banyaknya debu beterbangan saat truk lewat biar di kamar tidur masuk debu, ujarnya.

“Kadang saya bercanda kepada teman-teman kalau rumah saya sudah bisa ditanami kacang hijau saking banyaknya debu,” tambahnya lagi sambil tertawa.

Dalam aksi yang berlangsung sekira 3 jam masyarakat yang di dominasi ibu-ibu warga Desa Labotoy Kec Kapaoiala, hanya meminta agar jalan lekas dikerjakan tanpa adanya Janji Janji lagi, karena kami masyarakat kecamatan Kapoiala sudah bosan di janjikan.

Putous Hamzah juga menegaskan sebelum proses pengerjaan jalan di mulai berharap instansi pemerintah kiranya berkenan menyiram jalan setiap saat dan setiap hari, karena kami juga ini bagian dari masyarakat kabupaten Konawe, jangan nanti pilkada atau Pilbup baru kita di Anggap, terangnya.

“di Tempat terpisah media Konfirmasi via WhatsApp ke salah satu Anggota Dewan perwakilan rakyat Daerah Dapil III,

Kabupaten Konawe, Praksi Gerindra, Ulfiah, SE mengungkapkan Kontrak jalan di kecamatan Soropia itu telah di putuskan kontraknya, Ulfiah juga berharap kedepannya bisa di anggarkan di periode 2024, InsyaAllah secepatnya akan saya panggil semua pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini khususnya penanggung jawab Jalan” tegasnya.

“Sisi lain media menanyakan pada salah satu anggota Babinkamtibmas Polsek Bondoala, yang hadir dalam pengamanan sangat memahami aksi ibu-ibu apalagi ini terkait kesehatan warga. Jadi sabarmi tuntutan ini akan saya kawal, kami berterima kasih karena ini masukan yang bagus dari warga,” tambahnya.

Dalam Kegiatan aksi tersebut salah seorang warga memberikan informasi pada media bahwa pengerjaan jalan yang di kerjakan kurang lebih 2 Km ini, menggunakan anggaran 3 Milyar yang bersumber DAK, Tapi kok hanya Penimbunan jalan ya, ungkapnya.

Camat Kapoiala saat di Konfirmasi via telepon, untuk meminta keterangan terkait proses pengerjaan jalan yang di persoalkan itu, namun Tidak dapat tersambung. ( tidak Aktif ).

Laporan Redaksi

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

  Post Views: 46

Berita

Post Views: 5