INFO-SULTRA.COM, KENDARI – Kontingen Kabupaten Konawe kembali menunjukkan eksistensinya dalam ajang Pawai Harmoni Sulawesi Tenggara yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tenggara ke-62. Sabtu, 25 April 2026
Melangkah gagah sebagai jantung peradaban Suku Tolaki, barisan Konawe dipimpin langsung oleh putra terbaik daerah, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., bersama Wakil Bupati Konawe H. Syamsul Ibrahim, S.E., M.Si.
Sebanyak kurang lebih 400 peserta barisan Konawe turut ambil bagian dalam pawai tersebut. Kehadiran mereka dipimpin langsung oleh Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Konawe, Hj. Hania, S.Pd., M.Pd., Gr.
Dengan penuh semangat, Konawe bertekad hadir sebagai lokomotif ekonomi Sulawesi Tenggara melalui sektor unggulan, yakni pertanian. Sebagai lumbung beras utama, Konawe terus bertransformasi melalui mekanisasi pertanian modern sebagai bentuk dedikasi nyata para petani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Dalam barisan tersebut, harmoni budaya terlihat jelas melalui kostum karnaval yang memadukan motif tenun tabere siwole dengan oboru (tudung) sebagai pelindung kepala. Corak etnis Suku Tolaki yang ditampilkan menjadi simbol kearifan lokal, menandakan warisan budaya yang kaya namun tetap terbuka terhadap inovasi.
Barisan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat yang turut serta menjadi representasi sumber daya manusia Konawe yang unggul, kreatif, dan siap bekerja keras demi mewujudkan kemandirian daerah menuju Sulawesi Tenggara yang produktif, sejahtera, dan harmonis, serta Konawe yang bersahaja.
Penampilan kontingen Kabupaten Konawe tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga sarat makna, menggambarkan kekayaan budaya lokal yang terus dijaga dan dilestarikan di tengah perkembangan zaman.
Dalam pawai yang berlangsung meriah tersebut, Konawe tampil dengan balutan busana adat khas yang dipadukan sentuhan kreatif modern tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisional. Ragam motif etnik, warna-warna cerah, serta ornamen budaya yang ditampilkan menjadi simbol kuat warisan leluhur yang tetap hidup dalam keseharian masyarakat.
Tidak hanya menonjolkan keindahan, setiap elemen yang ditampilkan juga mengandung filosofi mendalam. Mulai dari corak kain, aksesori, hingga gerakan atraksi budaya yang diperagakan, semuanya mencerminkan nilai persatuan, gotong royong, dan penghormatan terhadap tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.
Partisipasi Kabupaten Konawe dalam Pawai Harmoni Sultra menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga identitas budaya. Di tengah arus globalisasi, upaya pelestarian budaya menjadi sangat penting agar generasi muda tetap mengenal dan mencintai akar budayanya.
Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, S.T., menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan potensi budaya daerah kepada masyarakat luas.
“Pawai Harmoni Sultra adalah momentum yang sangat baik untuk menunjukkan jati diri daerah. Konawe memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, dan melalui kegiatan ini kita ingin menegaskan bahwa budaya adalah identitas yang harus terus dijaga dan dibanggakan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan antar kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara. Keberagaman budaya yang dimiliki setiap daerah menjadi kekuatan utama dalam membangun harmoni dan persatuan.
Pawai Harmoni Sultra sendiri diikuti oleh seluruh kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara, masing-masing menampilkan ciri khas budaya daerahnya. Ribuan masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan kemeriahan acara yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana edukasi budaya.
Antusiasme masyarakat yang tinggi menunjukkan bahwa budaya masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat. Hal ini sekaligus menjadi dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus menggelar kegiatan serupa sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya.
Perayaan HUT ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara tahun ini mengusung tema “Harmoni dalam Keberagaman, Kuat dalam Persatuan.” Tema tersebut mencerminkan kondisi masyarakat yang beragam namun tetap hidup berdampingan secara damai.
Melalui partisipasi aktif dalam Pawai Harmoni Sultra, Konawe tidak hanya menampilkan keindahan budaya, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman.
Di penghujung kegiatan, Bupati Konawe H. Yusran Akbar, S.T., turut menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Dirgahayu ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara. Semoga semangat harmoni dalam keberagaman dan kekuatan dalam persatuan senantiasa terjaga,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi
