Info-Sultra.com | Konawe – Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, S. Budhi Prasodjo, S.Pi., SH., MH., melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2024–2025 di Daerah Pemilihan (Dapil VI) Sultra yang meliputi Kabupaten Konawe, Konawe Utara, dan Konawe Kepulauan. Kamis 2 Oktober 2025
Reses berlangsung sejak 29 September hingga 6 Oktober 2025 dengan agenda utama menjaring aspirasi masyarakat di berbagai wilayah. Di Kabupaten Konawe, kegiatan dipusatkan di Kelurahan Puosu, Kecamatan Tongauna, yang menjadi ruang dialog langsung antara wakil rakyat dengan warga.
Beragam aspirasi mengemuka dalam forum tersebut, mulai dari kebutuhan sektor pertanian, perbaikan infrastruktur jalan, peningkatan layanan kesehatan, hingga dukungan terhadap program pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Reses adalah momentum penting bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi warga. Saya ingin memastikan setiap keluhan dan harapan masyarakat bisa diperjuangkan di tingkat provinsi,” ujarnya.
Menurutnya, sebagian besar keluhan warga terkait infrastruktur jalan desa yang rusak parah serta keterbatasan fasilitas pendidikan. Kondisi tersebut berdampak besar terhadap aktivitas ekonomi, terutama distribusi hasil pertanian, sekaligus menghambat peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Hampir di semua titik, warga mengeluhkan jalan yang rusak, khususnya di wilayah pedesaan. Selain itu, ada sekolah yang masih kekurangan fasilitas dan tenaga pengajar. Semua ini akan kami perjuangkan agar masuk dalam prioritas pembangunan provinsi,” jelas Budhi.
Ia juga menegaskan bahwa komunikasi dengan masyarakat tidak boleh berhenti hanya saat reses, “Pintu komunikasi saya selalu terbuka. Wakil rakyat harus dekat dengan rakyat, bukan hanya saat sidang atau kampanye. Kepercayaan ini harus dijaga dengan kerja nyata,” tegasnya.
Sejumlah warga menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar setiap aspirasi benar-benar ditindaklanjuti. Edhi Sudrajat, tokoh masyarakat Kelurahan Puosu, menekankan pentingnya realisasi dari hasil reses.
“Kami berharap apa yang disampaikan tidak berhenti di forum reses saja, tetapi diwujudkan dalam kebijakan nyata,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Nina, warga Desa Ambepulu, yang mengaku senang bisa berdialog langsung dengan wakil rakyat.
“Kesempatan seperti ini sangat berarti. Semoga apa yang kami sampaikan benar-benar diperjuangkan di DPRD,” katanya.
Kegiatan reses ditutup dengan dialog interaktif antara warga dan wakil rakyat. Budhi kembali menegaskan komitmennya untuk menjadikan aspirasi masyarakat sebagai dasar dalam penyusunan program pembangunan daerah, terutama yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat di Konawe Raya.
Laporan: Nasir Alex
